Ode di Stasiun Tugu

Peluit terdengar bagai bel yang memanggil untuk bersiap
Sementara itu dengus Loko yang semakin keras terdengar
disoroti cahaya bagai satu mata yang ganjil

Saatnya bersiap,

menjemput rezeki yang datang
diiringi doa yang tabah…
Semoga hari ini

kami mendapat rezeki yang halal

dari para penumpang..

Advertisements

28 comments on “Ode di Stasiun Tugu

  1. segarselalu said: sensitifitasnya itu lho…ck…ck..ck..

    Pengertian ini apa ya Noer… ? 1. Sensitif karena replyan nya2. Sensitif ngeliat momen di stasiun?*dibahas* :p

  2. Pengertian ini apa ya Noer… ? 1. Sensitif karena replyan nya2. Sensitif ngeliat momen di stasiun?*dibahas* :p>>>>>> huwahahahahahahahahahaha bahas-bahas-bahas-bahas atau sekedar bahasa???

  3. hayat said: >>>> huwahahahahahahahahahaha bahas-bahas-bahas-bahas atau sekedar bahasa???

    wahhh… aku udah mulai ketularan bang Hazi neh…. πŸ˜€

  4. ekape said: trayeknya prameks jam brapa mas wib?-blm kesampean nyoba prameks-jog-solo pjalanan brapa lama? tq

    Paling pagi dari Jogja jam 06.30, setiap jam sekali ada mbak..Lama perjalanan 1jam paling lama 1jam 15 menit :Dkalo mau nyaman aman tentrem sentosa, naik Joglosemar aja mbak, dari Novotel… atau hotel bintang 4 lainnya…Harganya empatpuluh ribu saja… hehehe (bisa naik pramek 6 kali.. hehehe)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s