[Ga Penting] Lampu Merah

Lampu Merah

Lampu merah, itu memang nama salah satu suratkabar yang dengan membaca judulnya saja, aku sudah langsung dapat tahu akhir dari beritanya 
Misalnya: Remaja 16 tahun Nyolong, kepergok yang punya, digebukin rame-rame,
masuk rumahsakit. Selesai…. Simple, ga perlu baca lebih detil juga udah ada kesimpulannya.

Nah, lampu merah yang aku maksud bukan itu, tetapi lampu merah yang biasa kita sebut untuk lampu pengatur lalu lintas.
lain daerah lain pula namanya. Mungkin kalau didaerah Jawa tengah, Solo, Jogja dan Semarang lebih mengenalnya dengan BangJo itu bukan Singkatan aBang Johan atau aBang Jono.. tetapi Abang Ijo yang artinya Merah Hijau.

Biasanya banyak orang kesal dengan Lampu pengatur lalulintas jika sedang terburu-buru Misal mau miting dengan Klien, nguber narasumber, kok ga hijau-hijau tuh lampu.. Merah terus,… kayak ngeledek kita aja.
atau jika janjian dengan pacar, dan sudah rada telat terkena lampu merah yang sebentar2 warnanya balik terus ke merah.. Pengen banget rasanya punya remote yang kayak di iklan itu.

esensi lain dari lampu merah pun bisa sebagai ajang Stop n Go bagi pembalap jalanan.
sarana mencari nafkah dari pedagang asongan, pengamen, pengemis hingga komplotan kampak merah. semua bisa mencari rezeki ditempat tersebut.

* Diluar hal tersebut diatas, jika kita melihat lampu pengatur lalulintas/lampu merah,pada dasarnya itu sebuah peringatan bahwa kita harus berhati-hati.

Jika lampu berwarna kuning menyala, itu merupakan peringatan, kita harus menurunkan kecepatan….. waspada dengan keadaan sekeliling dan menyadari ada hak orang lain juga, diluar hak kita. ada saatnya ketika berwarna hijau, kita bisa terus melanjutkan perjalanan karena sesuai dengan koridor yang telah ada…

lampu berwarna merah juga sebagai peringatan agar kita tidak melewati batas apa yang telah ditentukan Nah, pada saat merah… ini kita harus benar-benar berhenti, karena
jika kita langgar, berarti melanggar peraturan yang telah ditetapkan..

Mungkin kita juga pernah melanggar lampu merah tersebut, alangkah baiknya jika kita pada saat bertemu lampu pengatur jalan yang berwarna merah tidak melanggarnya.
Tetapi harus berhenti…

*masih sedang belajar untuk ga melanggar rambu-rambu yang telah ditetapkan oleh Nya*

Advertisements

59 comments on “[Ga Penting] Lampu Merah

  1. Dyah : Tante jangan Nakal yaaaaaa……Cilla : Disidangnya kalo “lampu meraH” yang ini nanti…. bukan disini :pNdutz : hehehe.. aku searching di google kok ga ada ya :pYuyun : Lagi demen ama Bleki yaaa…. Mintjehnya gimana?Iman : Makanyaaaa…… Gengsi bertanyaaa…. kepanasan dijalan :))Aya ; Ati2 lhooooo… nanti kayak dirawamangun waktu itu… :pMas Tian : Wah… serem juga kalo gitu mas… biasanya kalo aku liat kosong, mepet trotoar.. 😀 biar ga kebawa arus

  2. cekar said: loampu kuning itu artinya bukan hati2…..tapi NGEGASSSSSSSSSSS

    hiiii syeremmm…..*pegangan erat2, masang safety belt sambil tutup mata*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s