Bukan Surat Cinta…..

Yth bapak/ ibu Pengemudi Kendaraan Roda Dua, Roda Tiga, Roda Empatdan atau yang lebih dari itu

Saya tidak perlu meminta maaf terlebih dahulu untuk menulis surat ini dan saya bukan kurang kerjaan hingga mau repot-repot memberikan komentar tentang email yang beredar di milis tentang surat Cinta roda 2 kepada roda 4.

Sebenarnya kalau saling menyalahkan, mencari kesalahan orang lain, itu adalah hal yang paling mudah,
Tidak perlu lah kita saling sindir, saling tuding…
Lebih baik saling menghormati, berjalan pada jalur yang benar buat pengendara roda 4 paling tidak bisa meluruskan kendaraannya, agar roda dua bisa berada disisi kiri atau jalurnya, tetapi roda juga jangan main potong seenaknya, melawan arah atau nyelonong kearah pejalan kaki.

Apa masing-masing sudah koreksi diri dalam membawa kendaraannya  entah itu roda dua, tiga, empat atau beroda lebih banyak lagi.?
apakah sudah mematuhi aturan lalulintas dan berdisplin? Semua mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam berlalulintas. Saya tidak terlalu memikirkan entah itu parfum diroda 4 seharga 50 ribu atau lebih, dan deodorant pengendara roda dua hanya 5 ribu.

Saya Pribadi, sebagai pejalan kaki dan pengguna angkutan umum, (tidak mengatasnamakan para Pejalan kaki dan penumpang kendaraan umum)  sering merasa was-was kalau berjalan di Trotoar, karena pengendara roda dua sering nyelonong keatas trotoar, dan bahkan bisa lebih galak kalian, menyuruh untuk minggir.
Dan saya juga sering was-was kalau hendak menyeberang jalan, mungkin kalau saya menyeberang jalan yang ada JPO nya tidak terlalu khawatir, tetapi kalau menyeberang dijalan yang tidak ada JPO nya,
hampir semua pengemudi kendaraan beroda jarang memberi kesempatan untuk menyeberang.

Belum lagi kalau naik angkutan umum yang kondisinya memprihatinkan, dan jauh dari ideal.
Mari kita semua melihat dari semua sisi, jangan hanya dari sisi anda sebagai pengendara roda dua, roda tiga, empat atau kelebihan roda. Semua itu tidak perlu dikeluhkan, tidak perlu saling mencaci tetapi dicari jalan keluarnya.. salah satunya dengan cara berdisiplin diri.

Salam
Wib
Pejalan Kaki dan penumpang Angkutan Umum (M44)

Advertisements

23 comments on “Bukan Surat Cinta…..

  1. Indah kali ya jika semuanya sadar & patuh akan hak serta kewajibannya masing2 ? Ada banyak ‘ego’ yang berceceran di sepanjang jalan yg saya lewati, heheh 🙂

  2. bukannya biker juga? 😛 buat pengendara motor, jangan suka nyelonong ke trotoar! (merebut hak pejalan kaki)buat pengendara mobil, jangan terlalu mepet ke trotoar (merebut hak sepeda motor, membuat mereka nyelonong ke trotoar). 😉 buat pejalan kaki, jangan berjalan di aspal jalan, apalagi agak tengahan, entar ketabrak. (kan ada trotoar?)

  3. Aya : Ada…. kadang perlu istirahatMona : Sambil makan coklat ga ?Mas Eko : Pelukan ama mas Eko? hemmmm enggak ahhhhh :pNeta : Maaf Net,…. ga biasa bikin surat izin kang Ari : nah ya… nakal ya, naik2 trotoarMbak Kosi : Iya mbak.. mungkin indah… (bukan simply indah kan ya? ) betul… cawang-mampang memang menakjubkan jalanannya.. :)Ian : Iya… percaya kok… :DMas Tian : Iya mas, tapi kalo sabtu minggu, aku kan sering naik m44 kekantor 😀

  4. Ah bener bgt, damai dan tentram deh bacanya, secara baca surat cinta dari pengemudi roda 2 kepada roda 4, agak2 gimanaaaaa gituh, banyak benernya dan banyak juga gak benernya, introspeksi diri emang jalam yg terbaik! (duileee kesannya ada masalah percintaan yang maha gawat gituh…hihihihi)

  5. Nera : Ada kok… surat lamaran udah siap, tinggal ditujukan buat siapa nya yg blum ada :DEriq : Aku ga pandai bikin surat cinta riq…. kalo dengerin lagu cinta mah ok2 aja :DMama Iyog : Iya.. justru kalau di angkutan umum itu dapat cerita seru lebih banyak… buat diposting di http://jepitsendal.blogspot.com/Mama Haura : iya mbak… emang mahagawat kalo ga dituntasin :)Bunda : Trus bunda marah ga? hihihi ngomporin :DZaza : Jitak…. eh Tos ama Zaza… tp aku ga setiap hari naik angkutan umum ZaIndra : Wah… perasaan roda sepuluh deh bang… yang dua lagi apaan ya?Tante Sefa : Kalo di Jakarta kok ga mau naik angkutan umum, parno ya tante? Mbak Mispa : M44 Kp Melayu – Sudirman, lanjut P19 Sudirman – Blok M :DKangmas Irfan : Wah… mainnya di Apartemen….. uhuy deh… 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s