[Ga Penting] Memilih untuk tidak memilih

Politik…
ga bakal ada habisnya ngomongin hal itu. bakal selalu ada hal baru buat dimunculin jadi headline
selalu ada hal baru buat ngebungkam lawan, ngejatuhin lawan.

Dulu, waktu masih kuliah, terus terang aku sama teman-temanku berniat ingin tahu lebih banyak tentang partai PK, (belum ada tambahan S ny )
tapi ternyata dulu kita salah, karena kita anak-anak bandel, memakai jeans dan kaos oblong pas kesana ngerasa beda banget, ya merasa ga diterima gitu tapi emang dulu kalo ga salah PK masih kelihatan ekslusif banget… sempat diskus ama mbak Ira Prajurit kecil tentang masalah ini 😀

Trus, bersama dengan mantan boss ku, dan teman-teman yang suka ngalor ngidul di masjid kampus, kita hanya cukup sebagai simpatisan. walau akhirnya satu demi satu temanku mulai masuk, aku tetap bertahan ga ikutan.

Seiring waktu, simpatiku makin bertambah, walau aku bersama dengan sebagian temanku pada saat pemilu malah kabur ke Bandung, terus pemilu terakhir kemarin malah asyik muter-muter diseantero TPS di kampung ku.

Baru seminggu yang lalu omong-omong dengan salah seorang sahabat,  dia bilang : sebagus apapun yang namanya alat serta sistem, pada suatu saat akan bisa menjadi bumerang, tapi hal itu terjadi dari bagaimana cara menjalankan sistem tersebut,  dan siapkah orang-orang menjalankan sistem tersebut secara amanah,  kalau tidak… yang akan terjadi adalah pembusukan dari dalam. dan sayang sekali para pemimpin yang diberi amanah, jika tidak bisa berjalan pada koridor yang telah ada.

So, setelah membaca berita disini, walau hanya simpatisan ada rasa kecewa, dan kayaknya untuk pemilihan apapun, aku lebih memilih untuk tidak memilih (kembali)

Advertisements

67 comments on “[Ga Penting] Memilih untuk tidak memilih

  1. amarellia said: kok gk penting sih?kalo mnurut aku PENTING lho…:P

    apalah arti tulisan aku ini mbak, yang milih untuk ga memilih.. ini kan bukan hal penting… 🙂

  2. krisadisby said: iya mas, saya kmaren kecewa banget waktu baca berita itu. di forum jug arame. saya kira masih ada jalan untuk kampanye dengan membidik kaum perempuan dengan cara yang syar’i ngga seperti itu. mudah-mudahan surabaya ntar ngga ikut-ikutan dangdutan seperti itu…

    Nah… ada orang2 seperti kris ini yang bisa jaga hal-hal seperti itu….

  3. dengan berita seperti itu, justru membuat kader dan simpatisan harus melihat lagi, ada apa sebetulnya di tubuh partai tersebut… walopun dengan adanya sami’na wa’atona tetap harus melihat baik buruk langkah yang ditempuh………. *secara f3 nggak nyimak tentang oom adang jadinya lelet tralala buat analisisnya*tapi….. kalo f3 jadi orang betawi… sepertinya lebih baik jika memilih.. karena untuk menekan kemudorotan dan bersama2 mengkoreksi dan melangkah untuk tetap lebih baik………….. =)

  4. fetryz said: dengan berita seperti itu, justru membuat kader dan simpatisan harus melihat lagi, ada apa sebetulnya di tubuh partai tersebut… walopun dengan adanya sami’na wa’atona tetap harus melihat baik buruk langkah yang ditempuh……….

    ah.. adek ku ini emang pinter…..berarti ini bisa buat masukan dan evaluasi…. 🙂

  5. Ternyata yang kecewa PKS memilih beliau bukan cuma aku aja ya….:-)Mas Wib, jangan nggak milih dong… nanti calon yang busuk akan menang krn menang suara.Daripada golput lebih baik milih yang terbaik diantara yang ada.Jadi ingat tulisan (lupa dimana) “Orang jahat merajalela krn orang baik memilih untuk diam”Ayo Mas… tugas kita untuk mencari yang terbaik diantara yang ada. Jangan angkat tangan dan menyerah gitu…:-)btw. pilihanku ini gak ada hubungannya dengan tragedi dangdutan ya…:-)

  6. dayseema said: ugas kita untuk mencari yang terbaik diantara yang ada. Jangan angkat tangan dan menyerah gitu…

    mencari yang terbaik itu betul…pilihanku ini juga ga ada hubungannya secara langsung mbak,lebih tepatnya rasa kecewa, itu saja..mungkin kalau rasa kecewa ini ga muncul… bisa saja saatnya aku memutuskan untuk memilih 🙂

  7. bila memang tidak mau memilih ya gpp juga…toh ga mengganggu ini mas…mau memilih apa pun, selama akibatnya tidak merugikan orang lain ya bolelebo kalau menurutku 🙂

  8. ancillaysi said: mau memilih apa pun, selama akibatnya tidak merugikan orang lain ya bolelebo kalau menurutku 🙂

    Hhhmm karena pilihan ini menyangkut hajat hidup orang banyak, maka apapun pilihan kita pasti mempunyai pengaruh ke orang lain, dan kalau pilihan kita tidak tepat ya akan merugikan orang lain. Oleh karena itu kita harus memilih yang paling tidak merugikan orang lain. Golput atau tidak memilih bisa jadi malah menguntungkan calon yang tidak baik, jadinya malah merugikan orang banyak. Mohon ditimbang baik-baik… Jangan lupa, every vote counts. So please, vote for the right person.:-)

  9. dayseema said: Mohon ditimbang baik-baik…Jangan lupa, every vote counts. So please, vote for the right person.

    makasih mbak….ini juga baru di YM oleh salah satu pengurus pusat… 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s