B2F : Black 2 Fun, antara kampanye dan funbike?

Jakarta Bersepeda

Terus terang aku ga tau ide awalnya seperti fun bike atau untuk mengkampanyekan bersepeda.
Kalau seperti funbike, ada beberapa hal yang menjadi pertanyaan
*Pendaftaran
knapa pendaftaran secara langsung, ini mengakibatkan lama dan panjangnya antria

denger2 dari panitia, jumah kaos yang dibuat sekitar 2000 sedangkan peserta yang mendaftar sekitar angka 2500 (Panitia sih bilang yang daftar sekitar 3000)
kalo aku ngitung random yang ndak dapat kaos
sekitar 500an.

Karena banyak yang datang dari tempat jauh secara gowes langsung,
(ya kayak aku ini gowes abis subuh dari bekasi :p) pas sampai Monas

antrian udah panjang, kehabisan kaos dan tag pula… banyak yang kecewa lho.
Tapi lumayan lah, panita persedian snack nya cukup banyak, jadi yang ga dapat kaos
masih bika ikut nikmatin sarapan pagi.


Perjalanan Monas-Fatahilah
seperti biasa, banyak yang ga tertib, sedih juga ngeliatnya kalau memang benar
tajuknya mengkampanyekan bersepeda.
Masih banyak yang kebut-kebutan, pas lampu merah diminta berhenti oleh panita
untuk bergantian dengan kendaraan lain, banyak yang cuex dan berteriak-teriak
(ini mau kampanye naik sepeda apa demo yaa)
Diluar itu, paling ndak panita yang dibantu pihak keolisian dan dllaj bisa
mengerem yang pating serobot.
Sedangkan panita yang tanpa aparat keteter juga.
Selama perjalanan, juga kurang jelas arahan harus berada diposisi kiri, tengah atau kanan
karena banyak juga yang berada dijalur kanan hingga masik jalur busway,
udah ga berani ngasih klakson si busway nya, takut jantungan yang denger :p
Didepan RRI, ada sepeda yang kesundul Taksi Blue Diamond, untung gpp..
tapi bikin riweh peserta yang ada dibelakang.

Fatahillah
setelah sampai Fatahillah, wah… banyak yang berfoto-foto ria dahulu.
mungkin hal ini juga tidak disadari panitia, jadi buanyak juga setelah menaruh potongan kupon langsung berfoto dengan teman atau klub nya.
Panitia disini kewalahan, karena ndak membatasi waktu dan harusnya mengusir para peserta untuk segera berjalan kembali.
Aku lihat satu panitia
berada didepan kafe batavia, menunggu untuk mengiringi peserta yang berfoto lebih dahulu akhirnya memutuskan untuk pergi duluan, karena yang foto-foto ga kehabisan memory card nya.. entah bawa berapa giga

Diluar itu semua, aku lihat panitia sudah berusaha sekuat tenaga mengatur semua acara hingga berjalan lancar.
Buat panita dan komunitas bersepeda jangan kapok n jangan kesindir..
kalau nanti niatnya kampanye
tapi ujung-ujungnya peserta bikin aturan sendiri, tanpa aturan yang jelas dari panitia orang-orang malah ndak simpati.



Advertisements

15 comments on “B2F : Black 2 Fun, antara kampanye dan funbike?

  1. Yudi : sampai juga… :D, satu setengah jam Mas Eko : Wuahh.. lain kali mas, siapa tau ada acara serupa n bisa barengan :DDyah : dapat snack ga? aku aja yang sampai jam 06.15 ga kbagian kaos juga :pmas Tian : iya mas… si Black 4 fun.. :DKakak Iman : iya kakak… seru juga lho buat ngecilin perut :p

  2. Teh Puji : kalo siang, aku ga bisa mampir rawamngun :pDyah : aku snack dapat.. kaos ga dapat..Iman : kata noer makin seksi ya…. sampai ga pakai perlu pakai gesper lagi :pKosi : kapan cab mau nyepedah ke monas ya?Ian : hemmm.. iya aja deh, daripada disamperin kekuningan :DUlly : tenang… ban sepedanya udah diganti ama ban mobil.. jadi ga bakal kempes ๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s