Andai, andai dan andai

Cycling bareng MPers dan BCC (Banten Cycl e Club) didaerah Banten kemarin, setelah 2 jam perjalanan akhirnya sampai tempat Istirahat di Villa Krakatau, karena termasuk kloter pertama yang sampai, aku sama mbak Nurul dari group piknik, akhirnya gabung ama rombongan dari group BCC yang udah sampai duluan dengan jalur yang berbeda.

Ketika ririungan itu, ada seorang bapak yang bilang, “enak yah hidup disini, udara masih bersih, seandainya saya ndak kerja dan punya tanah disini, saya mau tinggal disini”
seorang bapak yang lain bilang, “elo bisa bilang gitu, tapi gini, elo pikir aja kalo elo dikasih Avanza, pasti beda rasa nya kalau seorang warga disini dikasih Motor.
Bagi elo itu mungkin hal biasa, tapi bagi penuduk disini luar biasa, mungkin bagi elo yang luar biasa kalau dikasih tanah disini” yup, dan bapak-bapak yang lainpun meng-iya-kan.

Satu lagi, setelah istirahat dan melanjutkan perjalanan, bertemu dengan 3 orang ibu dan satu orang bapak sedang mengumpulkan Melinjo.
Si ibu bertanya kira2 gini ( aku diterjemahin ama guide dari BCC) : “knapa kita-kita ini main sepeda sampai ke kebun segala, bukannya di kota itu lebih enak, jalannya rata, dan ga banyak tumbuhan yang kalau kena badan bikin gatal, tergores duri dan belum nyebur kesawah.
Sedangkan kita-kita justru mencari jalan yang ga bagus buat jalan naik sepeda.

Dalam ngejalanin hidup ini ada pandangan-pandangan yang berbeda dari kita sendiri dan dari orang lain.
Selama kita menjalankan ga ngerugiin orang lain, ga ganggu orang lain atau bahkan ga mendiskreditkan orang lain, ya jalani aja.
Kalau ada pandangan berbeda terhadap kita, ada beberapa pilihan yang bisa dilakukan
kita bisa ngejelasin langsung, kita bisa diam saja atau bahkan bisa misuh-misuh atau ngamuk. Semuanya tergantung kita sendiri.

Advertisements

30 comments on “Andai, andai dan andai

  1. Selama kita menjalankan ga ngerugiin orang lain, ga ganggu orang lain atau bahkan ga mendiskreditkan orang lain, ya jalani aja.—————————————————————–yap setuju banget…..:-)

  2. kita bisa ngejelasin langsung, kita bisa diam saja atau bahkan bisa misuh-misuh atau ngamuk. Semuanya tergantung kita sendiri.=============================================================================tergantung berat ringannya kasus, kalo kasusnya ringan, cuekin aja, kalo kasusnya berat, ngejelasin langsung tapi kalo udah dijelasin belum ngerti juga, misah-misuh sendiri hahahaha kidding wib!

  3. setiap kali aku diajak pergi sama kelompok yang aku cerita itu wib, jawabanku adalah: “no trekking, hiking or cycling”. Bukannya emang lebih enak leyeh2 internetan di rumah yak?btw, sepedahan kempole tambah gedhe no wib? hehehe…

  4. rauffy said: wadyuh….dikilik2 dikit dong om..biyar bisa ngoprod dikit2…enak lohhh

    hehe… ndak ah mas…. masih cinta ama on road, kalo sesekali mah ok aja oprod nya 😀

  5. dwardani said: setiap kali aku diajak pergi sama kelompok yang aku cerita itu wib, jawabanku adalah: “no trekking, hiking or cycling”. Bukannya emang lebih enak leyeh2 internetan di rumah yak?btw, sepedahan kempole tambah gedhe no wib? hehehe…

    hihihi… mau dong jalan ama “kelompok ituuuuuu” Wah… tergantung selera n hobby mbak.. internetan sambil cycling juga bisa kok :Dkatanya sih ada tehniknya mbak, biar ga gede.. tehnik nafas ama tehnik genjot…kalo aku mah…. udah terlanjur gedheeee :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s