Mio, Pio & Rio

Beberapa bulan lalu, dimintain tolong ama adek buat bawa Mio nya ke bengkel, dia bilang gasingannya rada ga enak, pas dicoba kok rada nyentak-nyentak. padahal seharusnya kalau matic itu ndak ada sentakan ketika gas diputar.
ketika di cek dibengkel, ternyata ada masalah pada rumah kopling nya…
dan katanya, itu akibat kesalahan mekanik yang memasang tutup girbok ga bener.
jadi bukan kesalahan pabrikan. tapi kok, banyak juga yang mengakami hal seperti ini, berarti mekaniknya pada ga paham, kan mekanik (resmi) itu kepanjangan tangan pabrikan.. kasian konsumennya yang ga tahu.

Kalau untuk Pio, sejak Pio pertama yang keluar, masalahnya pada monosok yang selalu ambles kalau dibuat boncengan. sehingga kalau dilihat dari belakang, seoperti motor bebek.
Hal ini pernah dibahas dalam forum komunitas penyuka Pio. pada dasarnya pihak pabrikan bilang mereka sudah menbuat sesuai standar. lho tapi pada kenyataannya banyak yang mengeluhkan masalah ini. sehingga akal-akalan dari penunggang pio dicari dengan membuat alat yang tetap gdapat membuat monosok tidak ambles ketika berboncengan.
sampai seri terakhir masih jadi perbincangan ini kesalahan pabrik yang tidak mau diakui pihak pabrikan.

Sedangkan untuk Rio, kemarin jumat ada yang telp ke hp, mau ngasih tahu tentang adanya program service gratis. ketika ditanya lebih lanjut, mbak yang nelpon cuma bilang agar datang ke bengkel aja.
Pas baca motorplus, ternyata ada berita tentang kabel gas yang bermasalah, sehingga perlu diganti.Aku jadi ingat waktu itu juga ada pengumuman tentang anchor pin bermasalah, dan segera ditidkalanjuti dengan ditelp, serta datang kebengkel dan diganti anchor pin nya, dan dapat uang transport 100ribu.

Hari minggunya, dari pihak bengkel datang memberikan surat untuk datang, ternyata ketika kemarin kesana, selain service gratis, diganti kabel gas yang problem dapay voucher senilai 50k.

Bisa dilihat, dua pabrikan roda dua yang berbeda, melakukan pendekatan terhadap konsumen terhadap masalah yang dihadapi dengan cara yang berbeda.
Memang sudah seharusnya seperti yang dilakukan oleh pabrikan bebek Rio, sehingga konsumen bisa mendapatkan haknya, dan pihak pabrikan juga memberikan tanggungjawab terhadap produk yang dibuatnya.

Gambar : dari sitenya ahm

Advertisements

40 comments on “Mio, Pio & Rio

  1. ianaja said: tetep nimbus is the best, meski bakal berpaling ke lain hati (sepeda oh sepeda…)

    ga pernah ngitungin ya kalau bensin untuk nimbus itu besarnya sama dengan blackangel1:30, 1 liter untuk 30 km.. 😀

  2. tianarief said: kalo tio (maksudnya tornie) sih pada dasarnya gak ada keluhan, kecuali satu… perlu penyegaran (dengan yang baru)! :))

    ditambah 2 langkah lagi mas tian.. biar jadi 4 langkah.. kayak sodara seangkatannya si shogun.. 😀

  3. tianarief said: pio = blackangel 1 alias scorpio?rio = blackangel 2 alias honda prima-kawasaki blitz?

    Pio = BA1Rio = Pink Angel :pTio apgrade mas, pakai mesin yz125.. makin mantep…

  4. wib711 said: ga pernah ngitungin ya kalau bensin untuk nimbus itu besarnya sama dengan blackangel1:30, 1 liter untuk 30 km.. 😀

    kalo spin perbandingannya berapa ya wib? *dalam rangka cari-cari info* 😀

  5. Mio Soul aja mbakkalo ngeliat dari mio sporty yang ga terlalu problem, dan sekarang udah banyak perbaikan.. pilih soul aja :Dkalau bebek Rio takutnya masih ada perbaikan2 lagi… 😀

  6. wib711 said: hehehe.. mnurutku rada ga enak…gelosor terus, ga ada bantuan engine brake kalo mau berhenti

    lha, kalo gitu orang-orang yg pake mio dan suka ngebut, brentinya pake apa ya? berani banget? :)) kalo tio-ku, 50% dari remnya memang mesin (engine brake). kalo gak, mana bisa brenti. rem depan aja masih tromol. 😀

  7. tianarief said: lha, kalo gitu orang-orang yg pake mio dan suka ngebut, brentinya pake apa ya? berani banget? :)) kalo tio-ku, 50% dari remnya memang mesin (engine brake). kalo gak, mana bisa brenti. rem depan aja masih tromol. 😀

    Tetep pakai rem mas 😀 ditambah do’a plus engine break :pdepan ganti cakram mas… kayak prima X

  8. wib711 said: Nova 1:34 ya?tapi kalah tarikan pertama ama nimbus 😀

    nimbus itu apa sih.. dari tadi masi ga nyambung..oh.. si nova itu diklaim 1:50.. ada tanda * nya.. pas dibaca, itu kalau dipacu dibawah 50kph.. gile aja dibawah segitu..aku sih so far sekitar 1:36 wib.. aku coba full tank di depok.. terus bawa pp depok-tebet-depok (36km) pas ngisi lagi pas 1 liter..lebih irit daripada sepeda dong yah..? coz sepeda so far 1:15km.. 1 liter air untuk 15km.. :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s