Kambing pun jadi saksi

Suatu hari di wilayah cagar alam didaerah Jawa Tengah :
Aku jalan paling belakang, sedangkan teman-teman yang lain melihat candi langsung berlari dan bergaya tentunya.

Ga merhatiin jalan, karena asyik liat kiri kanan ternyata didepanku ada dua ABG sedang duduk, mau ngelewatin malah ga jadi karena dengar percakapan seperti ini :

Cewek : Mas, ada kambing,… aku takut. (sambil ngiket rambut)
Cowok : lho, kan ada aku, kalau kamu takut kan bisa pegang tangan aku..

Haduh… mungkin dipikirnya hanya kambings yang menjadi saksi…
coba tengok belakang sikit lah… :p

*modif dikit*

Advertisements

Tebakan dari Iyog

Waktu ketemu ama Iyog, dia ngasih tebakan ke aku seperti ini
Sebutin nama-nama binatang yang berakhiran huruf i

Ternyata aku kalah, cuma bisa nyebutin Sapi dan Babi…
ada yang bisa nambahin, sebanyak-banyaknya ?

*kalah taruhan ama iyog.. untung ga disuruh gendong muter2 komplek :p*

Berjalan dengan dua kaki

Ngobrol dengan para penggemar soto ceker di Sabang, ada hal yang menjadi bahan buat kita bahas.. tentang gossip di MP? ah.. sepertinya hal itu udah ga usah diobrolin… waktu itu kita ngobrol tentang diri kita sebagai kuli pada perusahaan.
Bagi para pekerja, sudah tentu terikat dengan kewajiban ditempat
dia bekerja.
Kalau mau bergerak, rada kurang fleksibel. karena kaki yang satu terikat.
Tapi hal itu sebenarnya tidak bisa membuat kreativitas mandek atau terhenti sama sekali.
Ada berbagai macam cara untuk mendayagunakan kaki yang satu lagi, Contoh ekstrim mungkin dari postingan sebelumnya, tapi kalau kita sebagai orang yang terikat satu kakinya pada tempat lain, kenapa juga tidak mempergunakan potensi yang ada untuk menggerakan kaki yang satunya.

Misalkan, anda senang menulis, toh jika diteruskan, bisa saja seperti mas Wisnu atau mbak Nadiah yang bisa menulis buku sesuai dengan kemampuan dibidangnya. Dan setahuku, pada saat itu mereka terikat pada tempat kerjanya. Masih banyak lagi contohnya, tapi aku ambil dari kontak aku.

Bisa juga potensi yang bagus itu ternyata dari hobi, jika hobi memotret, punya kamera pohon.. ada sedikit waktu, kan lumayan bisa jadi tukang foto panggilan.  Setahuku banyak lah di MP ini, salahsatunya temanku, udah beberapa  event dia jadi tukang poto.

Atau contoh lain, mengkolaborasikan dua orang dengan dua hobi yang berbeda menjasdi suatu usaha. Bisa dilihat Agung yang hobi kotak katik program dengan Ida yang hobi kotak katik resep hasilnya adalah kotak.kue.com

Semua itu tergantung kita, mau atau tidak mengeluarkan potensi yang dimiliki dan menangkap peluang yang ada.

Peluang

Seperti biasa, kalau lagi butuh waktu rada cepet buat kontrol kerjaan ke lapangan atau lagi mau ketemu klien, cara tercepat adalah dengan naik ojek.

waktu itu, ketika akan mencari ojek, ternyata ojek langganan tidak ada akhirnya menunggu yang lewat.
Ga perlu nunggu lama, ada yang lewat, tawar menawar .. akhirnya sepakat iseng2 nanya, biasanya mangkal dimana, si bapak bilang seringnya di kp melayu atau dikolong jembatan Sudirman (halte busway Karet)

Setelah sampai tujuan, karena ndak ada kembalian, aku ke warung untuk tukar uang secara halus yaitu dengan membeli teh botol. Ketika mau membayar, si bapak ojek tidak ada di motornya, ternyata dia sedang mengambil botol plastik yang dibuang  didekat warung tersebut, lalu memasukan kedalam tas kresek yang berada dimotornya.

Karena penasaran aku bertanya, untuk apa bapak itu mengambil botol plastik, dia bilang untuk dijual. Jadi selama mengojek si bapak mengumpulkan botol plastik, setelah sampai rumah disortir kembali yang masih bagus dan yang jelek, kalau terkumpul banyak, baru dijual ke tempat penampungan barang-barang bekas hasil pulungan.

Dan dia bercerita, anaknya juga kalau pulang sekolah sekaligus memungut botol-botol plastik yang ditemui dijalan, padahal si bapak tidak menyuruh, anaknya yang berinisiatif untuk menambah uang pada saat membeli buku.

Terus terang aku kagum dengan si Bapak ojek, dia bisa melihat kesempatan, dia bisa melihat peluang yang dia bisa lakukan sambil melakukan pekerjaan utamanya.

Mungkin tanpa kita sadari, banyak peluang yang ada disekitar kita, tetapi kita kurang menangkap hal tersebut.