Berjalan dengan dua kaki

Ngobrol dengan para penggemar soto ceker di Sabang, ada hal yang menjadi bahan buat kita bahas.. tentang gossip di MP? ah.. sepertinya hal itu udah ga usah diobrolin… waktu itu kita ngobrol tentang diri kita sebagai kuli pada perusahaan.
Bagi para pekerja, sudah tentu terikat dengan kewajiban ditempat
dia bekerja.
Kalau mau bergerak, rada kurang fleksibel. karena kaki yang satu terikat.
Tapi hal itu sebenarnya tidak bisa membuat kreativitas mandek atau terhenti sama sekali.
Ada berbagai macam cara untuk mendayagunakan kaki yang satu lagi, Contoh ekstrim mungkin dari postingan sebelumnya, tapi kalau kita sebagai orang yang terikat satu kakinya pada tempat lain, kenapa juga tidak mempergunakan potensi yang ada untuk menggerakan kaki yang satunya.

Misalkan, anda senang menulis, toh jika diteruskan, bisa saja seperti mas Wisnu atau mbak Nadiah yang bisa menulis buku sesuai dengan kemampuan dibidangnya. Dan setahuku, pada saat itu mereka terikat pada tempat kerjanya. Masih banyak lagi contohnya, tapi aku ambil dari kontak aku.

Bisa juga potensi yang bagus itu ternyata dari hobi, jika hobi memotret, punya kamera pohon.. ada sedikit waktu, kan lumayan bisa jadi tukang foto panggilan.  Setahuku banyak lah di MP ini, salahsatunya temanku, udah beberapa  event dia jadi tukang poto.

Atau contoh lain, mengkolaborasikan dua orang dengan dua hobi yang berbeda menjasdi suatu usaha. Bisa dilihat Agung yang hobi kotak katik program dengan Ida yang hobi kotak katik resep hasilnya adalah kotak.kue.com

Semua itu tergantung kita, mau atau tidak mengeluarkan potensi yang dimiliki dan menangkap peluang yang ada.

Advertisements

30 comments on “Berjalan dengan dua kaki

  1. imansoe said: hohoho… jd mo soto ceker lg nii.. 😀

    mau maann……. setelah malem2 itu, pernah sekali ke sana lagi sore2……… mauu dong dibawain ke bogorrr…………….

  2. wah asik tuh soto ceker…kalo di sini ma, kalo pengen buat soto ceker banyak tuh di pasar soalnya orang mesir gak senang makan ceker ayam, makanya di jual murah, terkadang malah gratis…:D

  3. Fetry : eh.. doyan juga ya ternyata… :DIman : rabu, 060208 20.00mas Isti : rabu yuk mas.. tp jam 20.00Ghaya : iyaaahhhh….?mas Eko : hehehe.. percaya banget kok mas…. itu impian aku juga masuk sana (tadinya) :Dom Hagi : Alhamdulillah… iga madu di kedai kongkow juga masih masAgus : wah… ternakin dong boss.. abis gitu dibawa kesini :DYudi : peluang yang mana nih..? SIM atau “SIM”?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s