Pak Ogah Berseragam

Ingat pak ogah yang selalu berkata “cepek dulu dooonng”? Bagi yang jadul suka nonton si unyil pasti ingat lah,
Bahkan istilah pak ogah dipakai untuk orang yang berada dipersimpangan jalan untuk “mengatur” mobil yang akan memutar arah atau parkir atau akan berbelok.
Tentu saja itu liar, karena kalau pak ogah yang resmi biasanya diberikan seragam dan dibawah pengawasan pihak kepolisian (kalau sekitar kalimalang ada diwilayah Kapin & Curug)

Diluar itu, banyak juga ditemui para pak ogah berseragam, biasanya mereka “membantu” kendaraan yang akan keluar dari gedung. tentu keberadaanya tidak liar, karena mereka berada disuatu institusi dan terdaftar dan tentu tidak menerima “cepe” dari pengemudi kendaraan yang dibantu keluar.

Sampai disini, aku masih bisa mengerti, mereka hanya membantu keluar atau masuk kedalam gedung, dan tidak sampai menutup jalan /lalulintas agar kendaraan bisa masuk kekawasan yang mereka jaga.

Nah, hari minggu kemarin, ketika pulang dari cileduk, aku nak bis dari Blok M, jalan naik kearah semanggi macet ketika bus berhasil melewati semanggi, ternyata jalur yang berada dari arah sudirman menuju gatot subroto diberhentikan oleh petugas (pak ogah resmi dengan memakai atribut seragam) agar kendaraan yang dari arah Slipi bisa masuk kedalam pusat perbelanjaan tersebut.

Setahuku, hanya petugas resmi (Polisi) yang berhak menutup dan memberhentikan arus lalulintas.
Ternyata, ada juga yang tindakannya seperti petugas asli.
Sungguh, aku ga respek, jalan umum kok dihentikan oleh orang sipil demi kepentingan tempat dia bekerja.
kalau begitu mah sama mereka itu sama aja dengan pak ogah liar, karena caranya mirip.

Kalau gitu mah mendingan Go To Hell with Your Uniform……

Advertisements

15 comments on “Pak Ogah Berseragam

  1. plaza semanggi memang strategis lokasinya. tapi tidak berarti mobil bisa masuk dari segala arah. hanya kendaraan dari arah sudirman (belok ke arah gatot subroto), yang tepat masuk ke plangi. kalau dari arah lainnya, melanggar peraturan lalulintas. hoooi polisi ke mana aja kalian?

  2. kadang mereka berseragam rompi dengan bertuliskan “MITRA POLISI” (contoh : depan TAMINI SQUARE)he..he.., apa mereka ‘menyetor’ juga ke polisi yah..??!!

  3. edoaprianto said: emang salah ya?? tapi gak ada petugas yg “bantuin” belok tuh…

    saat jam sibuk, kalo masuknya berombongan tanpa terputus, efektif untuk membuat kemacetan berkilo-kilometer di belakangnya. dari arah slipi kan musti memotong berapa jalur untuk sampe ke plangi?

  4. OT : Betul mas… kalau dari arah slipi bisa masuk sebelah crowne tuw.. tapi kan nyari enaknya ajah.. :DOR : paling banter MM ya mas :pBang Aris : kalau itu bener2 binaan mas :DIan : cepek dulu dong ian… :pKang Bayu : man behind the Plangi :p iya … atau teman-temannya kang :p hihi.. pakai G ya.. ralat ralat Edo : seperti yg mas tian bilang do.. kalau udah berombongan.. itu yg bikin tambah macet cetmbak Yeti : iya mbak.. kalau dihalte kan ga motong jalur orang :Djeng Wiwik : yaaa… gitu dehhhhhhh Ghaya : abis mau ke lebak bulus sama macetnya siy :pYudi : ada yang salah dengan bahasa diatas? :DAgung Ks : mungkin Gung.. mungkinIhda : selama liburan nyambi ya jadi pak ogah? :pTria : yup… betul… tapi akhirnya dibuka lagi, mungkin harus dibuat pembatas secara permanen 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s