Besar Kecil harus bayar

Jika dalam perjalanan keluar kota pasti pernah ketemu di bak truk dengan tulisan bermacam-macam yang paling banyak sih biasanya “Do’a Ibu” , “Kutunggu Jandamu“, “Demi Anak Istri“, Bunga Desa, Pemburu Rupiah sampai Hidup Diatas Roda.
itu kalau di Kendaraan, pernah ga perhatiin kalo di toilet-toilet umum yang berada di kawasan publik, bukan toilet yang ada di Mal kayak PS atau GI or PP ya, tapi toilet yang ada di terminal, stasiun atau tempat wisata yang biasa-biasa aja.
Paling tidak akan bertemu dengan penjaga toilet plus kotak untuk menaruh uang dan bisa pula mendapati tulisan :
“Mandi Rp 2000”
“Buang Air Besar Rp 2000, Buang Air kecil Rp 1000”
Pasti udah tau kan tarif BAB lebih besar dari BAK karena kalau yang BAB udah pasti BAK :p
Itu hal yang umum… kalau diperhatiin lebih detil, kadang tulisan-tulisannya suka bikin senyum n jadi timbul pemikiran yang aneh-aneh
ini contohnya :



Tulisan diatas terdapat toilet umum didaerah Bendungan Cirata, Jawabarat.
Seorang teman yang masuk kedalam toilet lalu keluar lagi ketika ditagih bilang :
“saya enggak mengeluarkan apapun didalam, kenapa harus bayar?
Si penjaga bilang “peraturannya gitu pak, kalau bapak masuk pas keluar ya harus bayar.
Akhirnya dengan terpaksa teman saya membayar.
Sebenarnya pengertiannya sih udah jelas, kalau keluar toilet tersebut entah didalamnya mengeluarkan atau tidak mengeluarkan sesuatu tetap harus bayar Rp 1000.
Mana mau tahu penjaganya kalau didalam situ cuma pengen nyisir or ngumpeting uang dari dalam dompet sebelum dikasih ke istri :p





Ada juga yg bikin senyum kalau baca ini
Besar Rp 2000
Kecil Rp 1000
Beberapa teman yang saya tunjukan foto ini dari hp tertawa, komentarnya hampir sama
bagaimana cara menentukan besar atau kecilnya kan ga ada yang liat.. ga mungkin juga pakai kamera tersembunyi.
Dengan sedikit argumen saya bilang, nentuin besar atau kecilnya parameternya dari waktu, kalau waktunya lama berarti besar.. kalau kecil ya lebih sebentar.
Teman saya menyanggah lagi… kalau itu maksudnya bukan kesitu.. tapi ke arah kuot besar atau kecil kuot gimana ya sambil tertawa dia menanyakan hal itu
Saya bilang lagi.. kalau ini berarti keuntungan bagi penjaga toiletnya, ketika orang membayar, secara psikologis lebih baik membayar Rp 2000 kan dari pada nanti
orang pada tahu n ngeledek “ighh.. cuma seribu…..kecil yaaa” :))

Sebenernya semua itu ga masalah, mau masuk dan mengeluarkan sesuatu atau tidak, besar atau kecil semuanya dikenai kewajiban membayar.

Advertisements

19 comments on “Besar Kecil harus bayar

  1. iseng banget, sihwaktu itu di mal citra pernah juga moto toiletnya ada tulisan kalau ga salah isinya gini:Dilarang wudhu di sinihiyaaa, cape, deh, emangnya dia tahu di dalam wudhu apa ngupil 😀

  2. hiyaaa, kacau donk :Paku kalau masuk kamar mandi umum hampir selalu meratiin ada apa di kamar mandi itu… :Dselain memastikan pintunya aman saja. Bisa terkunci, tapi bisa juga dibuka. Bukan terkunci dan susah bukanya, hehe.

  3. Tetep kabur doonk hahahhaa…Lha wong emang ga bawa tas kalo ke toil, cuma bawa selembar rebuan doang, mau bayar pake apa kalo dipaksa hahaaa… Makanya ngasi duluan biar abis itu bisa cuci tangan, kan abis megang duuuuit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s