Jogal aka Nakal

Ada yang terpola kalau Shalat Jum’at di Mesjid yang dekat dengan lokasi dimana kita rutin beraktifitas, misalnya disebelah gedung kantor ada Mesjid atau dalam Gedung di lantai berapanya gitu ada Mesjid,
kebanyakan sih mo shalat jum’atnya udah mepet-mepet waktunya, udah ceramah baru datang bahkan ada yang nekat pas lagi khotbah kedua baru datang.

Kalau shalat jum’at di mesjid yang berada dilingkungan pemukiman, yang terjadi lain lagi,

yang mepet waktu sih jarang, tapi biasanya ada satu hal yang ga bisa hilang yaitu berisiknya anak-anak, biasanya sih pada ngobrol dan bercanda.
Selama di Medan, jum’at dua minggu lalu saya shalat di Mesjid daerah Medan Tembung, fyuh… baru kali ini saya melihat nakal dan berisiknya anak-anak sangat luar biasa sampai ada yang berkelahi, ketika dipisahkan oleh seorang remaja mesjid dan kedua anak tersebut ditokok (apa ya persamaan bahasa jawanya… di Keplak mungkin yang paling mendekati)
ketika remaja mesjid tersebut kembali kedalam, kedua anak tersebut kembali berkelahi.

Saya jadi teringat ketika masih SD-SMP, setiap shalat jum’at di kampung seberang saat ada yang bercanda
dan ngobrol langsung ada yang memukul dengan sajadah, ada tiga orang yang bertugas memberikan sabetan terhadap anak-anak/remaja yang reseh.
Saat yang paling menyenangkan ya tentu saja ketika mereka tidak hadir saat shalat jum’at, jadi jangkauan dua orang lainnya terbatas :))

Setiap shalat di Mesjid Raya Al Mashun, tidak ada suara anak-anak yang rese, mungkin karena jauh dari pemukiman,
saya juga lumayan berkesan ketika shalat di Mesjid Raya Tanjung Pura arah ke Aceh, disana sangat tertib, anak-anak dan remaja ga ada yang bercanda dan ngobrol, suasana mesjidnya juga sangat enak, adem.

Baru kemarin saya melakukan perjalanan ke Aceh pagi hari jadi bisa melihat suasana kiri kanan, Mesjid-mesjid bertebaran dalam jarak yang relatif dekat, Mesjidnya bagus-bagus pula, tapi ketika shalat didalamnya saat waktu tiba, kebanyakan hanya orang tua atau orang yang dalam perjalanan.
Mungkin memang sudah seperti ini seperti yang digariskannya, Berlomba-lomba membangun tempat ibadah, tapi penghuninya hanya sedikit.

Waktunya kembali untuk magriban… Saya yakin anda waktu kecil ketika shalat ndak rese dan berisik.
Dan saat sekarang ini
, juga saat waktunya shalat jum’at juga tidak mepet-mepet saat akan dimulai khutbah kedua 🙂

Advertisements

9 comments on “Jogal aka Nakal

  1. myshant said: besok tarawih pertama, pasti masjid penuh :)anak2 suka berisik juga, tapi ya begitulah anak-anak …

    iya.. kmungkinan penuh….karena itu datangnya paling belakang ajah.. biar bisa milih sandal :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s