Apalah arti sebuah Nama

Kalau ada yang bilang apalah arti sebuah nama, saya ga terlalu setuju karena nama itu menunjukan keberadaan, menunjukan identitas seseorang.
Apalagi jika suatu nama yang mempunyai arti bagus dan ahlaknya sebagus namanya, itu lebih wokeh..

Kadang saya berpikir, ketika berkenalan seseorang dengan lirih menyebutkan namanya, seperti malu atau ga pede, saya yakin ketika nama itu diberikan, sudah tentu orang tuanya dengan memakai pertimbangan dan pastinya do’a yang baik. Tapi ada juga yang sengaja mengganti namanya dengan nama yang dirasa lebih baik, lebih bagus atau biar terdengar lebih trendy atau gaul.
Tapi itu semuanya pilihan, mau mengganti nama ya urusane dewe.

Tapi ada hal yang bikin senep, kalau ada yang sms atau telp ga menyebutkan nama, sedangkan orang tersebut tahu baru pertamakali kontak dengan saiyah.
Hari ini aja ada dua kejadian, kejadian pertama ada sms masuk
“Slmt siang pak, saya verifikator dari esdm mau tanya tentang progressnya”
lha.. ini aneh, saya memang tahu akan ada Verifikator yang akan bekerjasama dengan saiyah, tapi namanya ga disebutkan, dipikirnya saiyah cenayang yang mungkin bisa nebak nama kali ya, karena saiyah sedang baik hati, saya langsung balas sms nya

“Selamat siang juga, Saiyah Wwib mewakili PT P, saiyah tahu akan ada Verifikator yang akan bekerjasama dengan kami, tapi tentunya verifikator tersebut punya nama yang saya yakin adalah nama yang bagus diberikan oleh orangtuanya, ga mungkin lah saiyah panggil Mas verifikator Ganteng atau Mbak Verifikator cantik, nanti malah bisa disangka saya keganjenan”
ga ada balasan… tapi ada sms yang masuk dari atasannya yang menerangkan ada anak buahnya bernama Aaa akan menemui saiyah.

Kedua, ada telp masuk.. karena saiyah juga baik hati makanya saiyah angkat, biasanya kalau ga ada didaftar nomor telp ga bakal saiyah angkat, kecuali sms terlebih dahulu.
Baru saiyah angkat langsung nyerocos
“Bagaimana dengan DP3nya?, pihak Pemda bilang belum menerima datanya, jika seperti itu
berarti ada masalah, dimana masalahnya?
Lha.. iki maneh ono wong gendeng langsung nyerocos ga perkenalkan diri siapa namanya, dari perusahaan mana tempat kerjanya, yang dicari itu siapa…
dan lagi-lagi karena saiyah sedang baik hati, saiyah pun menjawab :

“Sebentar Mbak (saiyah panggil mbak karena suara di hape suara wanita seperti sedang kebelet liat baju terus main sambar dan pergi kekasir)
Bisa kita ulangi mbak? mungkin bisa diawali dengan mengucapkan salam seperti Selamat siang atau
assalamu’alaikum, dan tentu saja ga ada salahnya mbak memperkenalkan nama, mbak pasti mempunyai nama yang diberikan orangtua yang saya yakin nama yang bagus, dan saya percaya mbak juga dari suatu institusi yang tentu saja mbak bangga bekerja disana dan ga ada salahnya juga disebutkan, setelah itu barulah kita ke pokok pembicaraan…. bagimana mbak apa bisa kita ulangi, karena saya juga yakin mbak adalah orang terpelajar”
Nah… habis itu barulah si lawan bicara memperkenalkan diri, masalah kalau lawan bicara jadi bete ya bukan urusan saiyah :p

Nah, sebenarnya ga sulit kan untuk menyebutkan nama pada orang lain, tapi jangan sekali-kali memperkenalkan diri pada semua orang yang anda temui, bisa-bisa anda malah disangka krisis identitas 😀

*Selamat bekerja temanz jangan sewot jika ada sms atau telp seperti diatas, siapa tahu itu dari saiyah yang lagi iseng (saya sebut temanz saja karena saiyah ga mungkin menyebutkan nama anda satu persatu 🙂

Advertisements

25 comments on “Apalah arti sebuah Nama

  1. wib711 said: ho… ta’ pikir udah di bekasi, masih disana toh… kan anak2 udah mulai sekul bukan?

    iya udah nyampe, maksute waktu di bali.. suse pake flash.. makanya susah ol.. gicu 🙂

  2. intan0812 said: sama suka sebel sama orang sms atau nelpon nyerocos, makanya aku didik anak2 supaya menyebutkan namanya dulu baru bertanya apa orang yang mereka cari ada……

    eh iya….. waktu itu ku sms mbak Intan n mbak Eva n Ito Elly tanpa menyebutkan nama dengan nomor lain pula, pantes ga ada respon hehehehe

  3. wib711 said: eh iya….. waktu itu ku sms mbak Intan n mbak Eva n Ito Elly tanpa menyebutkan nama dengan nomor lain pula, pantes ga ada respon hehehehe

    walah berarti aku kelupaan balas, tapi akhir2 ini indosat dudul.. sms dari luar suka ga masuk… kalaupun masuk dah kelamaan …. sorry ya

  4. srisariningdiyah said: jangan2 abg alay tu cewek?

    ndak…itu dari pencari berita kok…..dia dapat no telp dari orang pemda yang pernah ktemu ama aku….model disini emang gitu Rie…. lebih keras dari Medan, tapi sulit terima penjelasan

  5. umi2aulya said: pakde…namaku Aulya Farouq Imaduddien,aka.Auf,adikku Aulya Izzati Muslimin,umi ku Ajeng,abi ku Boyke…kalo pakde namanya siapa?qqq…

    Abang Farouq…. saya wahyu, kita udah pernah ketemu di Senayan, abang Farouq pernah saya mau gendong tapi ga mau… waktu itu Umi nya abang masih bawa adek Aulya di peyut… 🙂

  6. “sudah tradisi”, wib. aku kalo nelepon atau menemui seseorang (yg nerima pembantunya, misalnya), suka mengawali pembicaraan dengan, “saya tian arief, mau…” tapi berhubung “sudah tradisi”, dia suka nanya lagi, “dari siapa ya?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s