kamu Cantik hari ini

Sebuah pesan di YM masuk, rupanya dari Asisten yang bantuin saya ditempat lama dulu. Saya menganggapnya seperti adik sendiri.
Akhirnya tukeran no telp lagi *halah* karena nomor dan hape sama-sama hilang :))
Tiba-tiba si adek mengajak saya ketemuan setelah pulang kerja, saya tadinya ga mau, tapi karena dipaksa, dan saya tahu kalau jsudah memaksa begitu berarti ada hal yang penting, maka saya berjanji akan bertemu setelah pulang kerja.
Mengalirlah cerita mulai dari resign nya dia setelah saya tidak ada hingga cerita yang membuat saya tidak mampu berkata apa-apa.

Jadi si Adek ini akan menikah, sayapun ketika di Bengkulu mendapat kabar melalui FB, tapi saat hari H saya memang tidak bisa datang, ternyata si adek cerita kalau pernikahannya batal *saya tidak bertanya kenapa batal, hanya mendengarkan saja*
dan ceritanya berlanjut, rupanya calon suaminya ketika akan menikah itu karena dua faktor yaitu ditanya oleh orang tua si adek dan karena tidak ingin kehilangan si adek, Untuk hal mengurus pernikahan mereka bagi-bagi tugas, tapi rupanya si laki-laki ini tidak banyak terlibat, mulai dari membeli cincin si adek sendiri yang melakukan bahkan untuk mengurus surat numpang nikah juga dilakukan oleh si adek,
karena lelah si adek bertanya apakah memang serius mau nikah dengan dia? dijawab serius mau nikah, tapi belum siap, si adek bilang kalau belum siap lebih baik rundingan lagi antar keluarga seandainya ditunda atau bagaimana, rupanya si laki-laki tersinggung dan bilang pilihannnya cuma ada dua Nikah sekarang atau tidak..

akhirnya diputuskan mau melanjutkan, tapi mendekati hari H rupanya sang laki-laki mengaku belum siap jadi meminta dibatalkan, akhirnya mereka berdua membatalkan pernikahan tersebut, undangan sudah terlanjur dikirim, katering sudah dipesan dan akhirnya tidak jadi.
*si adek menceritakan hal ini sambil menangis*

Saya hanya mendengarkan tanpa mau komentar apapun, cuma mengambil tissue, menyerahkan dan mendengarkan lagi sambil nyowel-nyowel sundae n ngaduk-ngaduk es coklat pakai sedotan.
saya lihat ada beban yang bisa keluar setelah adek saya menceritakan semua..
saya ga mau bilang yang sabar ya.. yang tabah ya.. moga-moga mendapat yang lebih baik.. karena saya yakin adek saya hanya ingin didengarkan, tanpa mau dikomentari atau diberikan nasihat.

Pas mau pulang pun saya cuma bilang, “kamu cantik dan sangat feminim hari ini”
lumayanlah bisa membuat dia tertawa…

* itu foto asisten sayah.. pilih yang mana? :p :p
** cerita ini ditulis juga setelah mendapat izin..

Advertisements

77 comments on “kamu Cantik hari ini

  1. evanda2 said: hmmmm hmmmmm… dari status adik bisa naik ga jadi ‘adik’

    ga bisa….. kalo emang ga bisa ya ga bakalan bisa dipaksa sebisa apapun mbak 😀

  2. wib711 said: Sama-sama Chie.. makasih buat tersenyum tiap hari untuk sayah hahahaha*kamuh siap dibungkus Chie? *nyiapin karet gelang yang banyak* :))

    ehem…. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s