[Melatipelayu] Konspirasi mulai terkuak

Suasana resah masih menyelimuti kampung Melatipelayu akibat surat cinta tersebut, wib yang baru ingin memulai interaksi dan ingin turut bergaul dengan warga kampung akhirnya berusaha mencari tahu kesemua akses yang dianggap mampu memberikan informasi, tujuan pertama adalah Nana Penyuka warna biru, Nana dianggap mumpuni karena pendengerannya sangat tajam sekali, setiap informasi yang didapatkan dari menguping selalu diarsipkan dengan rapi, jadi gampang memilihnya.
Wib : “Nana, saya minta bantuan jikakalau Nana mempunyai Informasi tentang hal yang membuat resah akhir-akhir ini dikampung melatipelayu”
Nana : “Oh kalau itu mah gampang mas wib, Pendengaran Nana sangat tajam tidak ada yang terlewatkan, mas Wib ga salah datang bertanya kepada Nana, mas Wib harus mencari kata kuncinya yaitu “Nguping Depok”, kalau di Depok harus mencari tahu kepada mbak Niez di Red House yang bergambar cabe, dan bisa diteruskan hingga kedaerah Bogor coret bertemu dengan bu Dosen Arni yang sedang cuti karena kakinya terkilir akibat hak sepatunya patah yang dikerjai oleh mahasiswanya, lalu bisa diteruskan kedaerah Bogor untuk menemui sesepuh disana yaitu mbak winni zaffara serta mbak eva syamsudin, mereka sangat pendiam tapi merupakan gudangnya informasi, jangan lupa kalau mau kesana kontak mbak Agnellia dahulu untuk memesan pia-pia yang bisa sebagai bekal dalam perjalanan”
Wib : ok Nana… terimakasih banyak atas informasinya… kamu sangat membantu, coba kita bertemu dari dulu ya
Nana : “biasa aja kali mas, kalaupun kita bertemu dari dulu belum tentu saya menikah dengan uda Ivan mas, Sahut Nana sambil mengerjap-ngerjapkan matanya
Wib : *bingung* lho, maksud saya, kalau saya ketemu dari dulu informasi yang saya dapatkan tentu bisa digunakan lebih awal”
Nana : *mukanya memerah* “eh… saya salah sangka…” untunglah Farrel datang ingin eek dan berhasil menyelamatkan Nana yang salah tingkah dan malu.

Wib melanjutkan perjalanan menuju Bogor, kebetulan sekali ditempat Dosen Arni ada mbak Eva dan mbak Winni Zaffara yang sedang ngerumpi mengenai Asix.
Dosen Arni : Wah tepat sekali mas Wib datang kemari kalau mau bertanya tentang asix, kebetulan kami sedang membahas bagaimana cara breastfeeding, jadi mas Wib bisa sekaligus mempelajarinya
Wib : *bengong* wah.. wah, maksud kedatangan saya kemari untuk bertanya tentang al yang meresahkan akhir-akhir ini, kalau untuk kursus breastfeeding nya nanti-nanti aja deh mbak
Dosen Arni : ooh.. maaf ya mas, saya salah sangka… jadi keresahan itu bermula dari isengnya anak-anak muda di Akademi Melatipelayu Indonesia, maklum mereka mengikuti contoh iseng para seniornya yaitu mbak Kusminah, mbak Suminten & mbak Rengginang, tapi hal ini sangat jauh berbeda, para anak muda ini iseng tanpa memikirkan akibatnya tidak seperti yang tua, nah biang keladinya adalah Ihwan Cullun yang menemukan kembali mantra Lacintrah… betul begitu jamaah?? eh mbak Eva dan mbak Winni?
Mbak Eva dan mbak Winni yang sedang menikmati Pia-piaku tersentak kaget..
“iya.. iya.. betul.. “sahut mbak Eva”
“iya, betul itu.. bahkan sampai Prof Bambang datang ke Bogor untuk menelusuri mantra lacintra itu, karena mantra tersebut digunakan juga oleh sadakonita untuk menggaet prof Bambang, hasil yang paling dahsyat adalah berhasilnya Ihwan mempergunakan mantra tersebut untuk menaklukan mbak Febbie -cerita mbak Winni sambil tetap mengunyah Pia- dan Ihwan berhasil menikahi Febbie lho mas…

“Baiklah mbak Eva, Mbak Winni dan Bu dosen arni, terimakasih atas penjelasannya, Wib mohon pamit dahulu.. oh iya jangan lupa nanti Pia-piaku nya dibayar ke mbak Amel yaa… saya hanya membawa tapi belum membayar
Mbak Eva, Mbak Winni dan bu Dosen Arni saling pandang dan melihat 10 buah bungkus Pia-piaku yang telah mereka habiskan dan rupanya belum dibayar oleh wib.

Wib memutuskan mencari literatur tentang mantra Lacintra di Bandung tapi rupanya Teh Setia sedang ada pendidikan di Lembang selama 666 hari, akhirnya daripada membuang-buang waktu diputuskan untuk kembali ke kampung melatipelayu, dalam perjalanan wib bertemu dengan omali yang memakai jubah dari handuk sedang membujuk dedy yang sedang menangis
Omali : Sudahlah ded, kau relakan sajalah febbie itu…. macam tak ada wanita lain di melatipelayu ini bah!
*kok omali logatnya jadi dari tanah sumatera gini ya?*
Dedy : *nangis makin kenceng, sambil menghentak-hentakan kaki, tapi ga lupa tetep sambil ngaca* omali ga tau perasaanku.. hatiku sangat sakit…. Febbie memang bukanlah yang paling cantik, tapi ada dua alasan yang aku tidak rela kehilangan dirinya… hikz hikz… alasan kedua adalah Febbie itu juru kampanye dan pasangan saya yang paling gila tapi… alasan pertama yang bikin sakiiiiitttt hati… whoaaaaaa whoaaaaaa *nangis kayak bayi*
Omali : *sibuk ngelapin aer mata dedy campur ingus pakai jubah handuk warna biru kebanggannya*
Dedy : “alasan pertama dan sangat utama adalah…. Febbie kabur dengan Ihwan membawa seluruh persediaan logam mulia aku, yang ditinggalkan hanya cermin kecil warna pink ini saja….
Omali : “waduh,…. kacau kalau begini… berarti nasib kita sama…. Raya juga kabur ke Kendari membawa semua pakaian dalam saya.. dia ninggalin SURAT kalo kangen sama omali tinggal dibakar satu-satu itu pakaian dalam,.. hiks hiks… tapi raya ga berpikir, kalau omali kan jadi kedinginan ga pakai pakaian dalam.. huaaa rayaaaaaa… rayaaaaaa” *omali meratapi nasibnya sambil memanggil Raya dan menutupi bagian tertentu agar tidak kedinginan*
Wib yang ingin bertanya panjang lebar akhirnya hanya mengajukan satu pertanyaan kurang dari 140 karakter karena tidak tega melihat kedua orang tersebut menangis saling berpelukan..

Wib : “Omali dan Om dedy, boleh saya lihat suratnya?
Omali dan om Dedy menyerahkan suratnya, ada satu kesamaan.. dibawah surat tersebut ada tulisan ISTI, setealh mencari dalam kamus, ini sih hanya persoalan rumah tangga, istri2 mereka rupanya sudah tahu bagaimana kelakuan mereka berdua di kampung melatipelayu, sehingga membuat surat tersebut seolah-olah dari febbie dan Raya
*ISTI : Ikatan Suami Takut Istri*


Setelah mendapatkan clue.. wib akhirnya meneruskan perjalanannya untuk makan sate domba di casablanca.. kalau ada yang mau gabung ntar sore kontak-kontak aja yaa
nantikan Endingnya sebelum tengah malam, karena itu syarat lomba untuk menghapus mantra lacintra

**Klik aja yang warna merah… nanti akan menuju kisah atau tokoh yang dimaksud yang saling berhubungan

Advertisements

90 comments on “[Melatipelayu] Konspirasi mulai terkuak

  1. itsmearni said: *baca sambil urut2 kaki di guru singa**aduh tragedi hak sepatu yang patah itu benar2 bikin tersiksa neh…

    hehehe…. yg ketiduran di kereta???

  2. nawhi said: Hai sainganku jangan pernah melimpahkan kesalahanmu pada orang yg kau anggap merebut kekasih hatimuu he3

    tjiahhhhh ngajakin ribut dedy neh.. bakalan seruu peperangan trio maskenthir dan tri koalisi

  3. wib711 said: jangankan jadi lurah… jadi Rt aja kayaknya ga bisa mbak… :)))

    sudah ada jurkamnya, mosok gak bisa..*towel towel mbak Niez sing kapan iko mbelani nyusul ke Sisago*

  4. enkoos said: sudah ada jurkamnya, mosok gak bisa..*towel towel mbak Niez sing kapan iko mbelani nyusul ke Sisago*

    bukan masalah ga bisa… aku ralat.. tapi ga mauuuuuuuu 😀

  5. enkoos said: jurkam buat kang pez, kandidat lurah multipelayu.lha kapan itu ke Sisago, hasilnya opo?

    jabatan lurah mah ga ada kontroversinya….yg kerenan dikit knapa… Presiden gitu…Presiden MIRO

  6. wib711 said: jabatan lurah mah ga ada kontroversinya….yg kerenan dikit knapa… Presiden gitu…Presiden MIRO

    Tanya jurkamnya aja, jangan ke aku. Aku kan sekedar manggut manggut dan geleng geleng.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s