Asumsi dan Praduga


Disuatu jejaring sosial pada saat berbalas komen dengan berbagai macam kontak :


Wanita 1 : Si abang kemana ya, tumben belum nongol, biasanya kalau ada postingan heboh pasti muncul ikut rusuh.
Wanita 2 : iya nih, kemana ya
Wanita 3 : baru jalan tuh, kan hari ini masuknya rada siangan.

#Wanita 2 : *dalam hati* kok wanita 3 tahu banget jadwalnya ya, jangan-jangan ada hubungan khusus diantara mereka.

Sebelumnya melalui pesan di hp :
Wanita 3 : abang, nanti berangkat lewat MT Haryono kan?
Laki-laki : iya, ada apa kakak?
Wanita 3 : Saya minta tolong nanti mampir ke kantor suamiku di Gedung Pearl Jam ya, ada titipan buat abang dari suamiku.
laki-laki : ok kakak, nanti saya kontak mas’e

=======================================================================

Wanita A : “Lagi sama Mas X di sate Klatak” #Status di group online nya jejaring sosial
Wanita B : *Membaca status tersebut dan bergumam dalam hati”
“ya ampun, dia kan udah punya suami kok malah makan sate berdua ama cowok lain, pasti ada apa-apanya tuh, jangan2 selingkuh”

Sebelumnya :
Dalam sebuah forum terbatas
Wanita C : Ibu-ibu, bapak-bapak, untuk mengucapkan rasa syukur saya dan suami, kami mau ngajak ibu-ibu dan bapak-bapak disini makan sate klatak di Sarinah
Wanita A, D, E, F, Pria X, G, H : setujuuuu
Wanita A : duh, kalau diliat waktunya saya pasti sampai duluan, maklum saya kan rumahnya deket, ada yang datang duluan?
Pria X : saya kakak, kebetulan saya ada acara deket sarinah, ntar kita ngobrol dulu aja sambil nunggu yang lain
Wanita D : aku bisa beda 10 menit, tunggu aku ya, sekalian dijemput misua dikantor.

==============================================================================

Disuatu jejaring sosial, seorang Perempuan Q posting foto saat makan bersama dengan teman-teman lainnya, di akhir postingan terucap “makasih banyak ya buat abang Z… pokoknya ga ada duanya deh…”

Perempuan Y sms ke Perempuan S : buka postingan ini deh :link gilaaaa… ucapin terimakasih sampai segitunya, foto di set buat kontak, jangan-jangan biar suaminya ga baca tuh.. emang ada aja kalo mau selingkuh pake alasan makan malam rame-rame


Sebelumnya dalam email terbatas
Perempuan Q : Temanz, aku mau minta tolong, Suamiku kan baru pulang dari papua n suka banget makan mie aceh, nah aku mau ngajak dia makan makan mie aceh, sekaligus mau ngenalin kita-kita semua di group konyol ini, jadi kita kan bisa saling kenal secara langsung, ada yang bisa mesenin tempat ga ya, kan tewmpatnya ga ada no telp nya, dan sekarang ini kan bulan puasa, jadi pasti kalo ga pesan takut ga kedapetan tempat.

laki-laki Z : “awak kebetulan punya no telp salah satu pelayannya, biasalah, kan sering makan disana, nanti awak pesankan tempat.”

Perempuan Y : makasih ya abang… ditunggu kabarnya

Kalau kita hanya melihat kulitnya saja, tentu bisa saja berasumsi seperti itu…
Jadi,.. Selamat selingkuh… eh selamat ber asumsi.. upss.. Selamat hari Jumat, have a nice weekend, asumsi tanpa disertai fakta adalah hoax :p :p :p

Advertisements

168 comments on “Asumsi dan Praduga

  1. maniapasta said: Ya ampun Mas Wib, baru posting berapa menit yang lalu komennya udah banyak aja. Eksis bener dah…

    yg eksis itu yg komen mbak.. saya sih ga eksis….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s