Kualat

Sebenernya ini ga ada korelasinya, tapi kalau diingat-ingat bikin mikir walau ga penting-penting banget.
Jadi waktu SMP dulu, saya pernah dihukum oleh guru matematika karena ketahuan memanjat tembok sekolah SD diseberang sekolah, dan akibatnya saya beserta beberapa teman “nangkring” di tiang depan ruang guru sekitar setengah jam, persoalan lain saya juga pernah memberikan contekan kepada seorang teman, dan guru matematika tersebut mendekati saya, duduk disebelah saya lalu memperbandingkan dengan kakak saya yang juga pernah diajarnya, dari situ saya benci dengan pelajaran matematika dan juga dengan gurunya.
 
Saat SMA, saya pernah mendebat guru matematika tentang pembuatan bujursangkar, jadi kami diminta membuat bujursangar dari besi, saya bilang diameter besinya makin besar otomatis mempengaruhi diagonal yang berpengaruh pada volume, guru saya bilang ga ada pengaruhnya, tapi karena kadung ribut, ujung-ujungnya saat pembagian raport saya mendapat nilai 5, satu-satunya angka bertinta merah yang saya peroleh selama sekolah. Saya benci setengah mati dengan guru tersebut, untung saja semester berikutnya guru matematika diganti oleh guru wanita yang cantik, dan karena kelamaan menatap wajah cantiknya saya disuruh maju untuk mengerjakan soal, plus dapat bonus dibilang bego, padahal soal saya kerjakan dengan benar hanya kurang satu angka dibelakang koma saya hanya menuliskan dua desimal, tidak mendengar yang diminta tiga desimal. makin ga suka saja saya dengan matematika.
 
Ketika kuliah, saat final test MK Statistik teman-teman saya nyontek berjamaah, dan kebetulan saya berada diantara para nyonteker tersebut, saat nilai keluar saya mendapat C, saat konfirmasi dibilang bahwa saya ikutan kaum nyonteker, mangkel rasanya, argumentasi malah ga diterima, akhirnya saya mengulang tapi dengan dosen yang berbeda.
Disini saya berpikir, kenapa sih selalu ada masalah dengan guru dan pelajaran matematika, benci banget pokoknya dengan yang berhubungan dengan Matematika dan statistik, tapi kayaknya saya kuwalat, pekerjaan saya ternyata berhubungan dengan data dan hitung menghitung alias statistik…
Beneran kualat kayaknya nih… kudu minta ampun saya sepertinya nih agar ga mumet kalo ngadepin angka 😀
 
Masih ada waktu buat tidur sebelum ngeliat ernestprakasa “manggung” disini
Advertisements

102 comments on “Kualat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s