Hak untuk orang lain

Rabu pagi, saya diberitahu bahwa kawan lama bapak sesama bikers yang hobby balapan dijalur Priok-Komdak waktu muda dulu, meninggal dunia karena sakit lever, malamnya saya diceritakan kembali, saat para tetangga dan pengurus RT/RW menyiapkan untuk penguburannya, ada seorang pengepul barang bekas yang sering berkeliling dikampung kami turut takziah, saya memanggilnya Babeh karena memang tidak tahu namanya, usianya sekitar 50tahun, si Babeh ini adalah pengepul langganan yang rutin menyambangi kami untuk membawa koran-koran dan majalah bekas dari rumah.
 
Saat ada pengurus RT yang kebagian berangkat ke TPU Pd. Kelapa untuk mengurus administrasi serta mengurusi pekerjaan para penggali kubur, si babeh minta ikut, gerobaknya ditinggalkan dekat rumah almarhum.
ketika urusan administrasi selesai, babeh ga ikutan balik dan minta ditinggalkan saja, ternyata si babeh membantu tukang gali untuk menggali kuburan, saya jadi ingat saat tahun lalu ada tetangga meninggal dunia dan akan dikuburkan dipemakaman keluarga (kampung tempat tinggal saya masih banyak pemakaman keluarga yang berada dekat rumah) , si babeh turut membantu menggali kubur, dan saat saya tanyakan kenapa jika saat ada yang meninggal dan babeh sedang berkeliling babeh takziah dan turut membantu mengurus pemakaman bagi yang meninggal dunia, dan jawabannya seolah diluar logika, “saya mah bisa bantunya cuma tenaga aja, dan kalo saya meninggal nanti ga ada yang bantuin ngurusin gimana? ini kan itung-itung menabung kalo saya meninggal nanti kan kita juga ada haknya sama-sama orang muslim
 
Sederhana sekali, tapi sangat dalam maknanya.
 
*Selamat makan siang semuanya, dan jangan lupa shalat jumat bagi para lelaki muslim.
Advertisements

21 comments on “Hak untuk orang lain

  1. wib711 said: “saya mah bisa bantunya cuma tenaga aja, dan kalo saya meninggal nanti ga ada yang bantuin ngurusin gimana? ini kan itung-itung menabung kalo saya meninggal nanti kan kita juga ada haknya sama-sama orang muslim

    JLEB!! (.____.)pokoknya makJLEB!!!

  2. inget hadist, sebaik-baiknya nasehat, adalah kematian…& ketika Nabi ditanya, orang pinter itu orang yg bagaimana Nabi?orang yg ingat mati…(jawaban Nabi pendek, tapi implikasinya luas…)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s