Harus Cari Alasan buat Bohong

Bagi orang yang bekerja pada suatu perusahaan, salah satu hal yang didapatkan adalah cuti.
Cuti biasanya diberikan setelah pegawai bekerja selama 12 bulan dan akan diberikan 12hari untuk cuti yang akan didapatkan tahun berikutnya.
 
Proses cuti biasanya gampang, kalau ditempat saya bekerja dahulu tinggal mengisi aplikasi mau cuti dari tgl berapa hingga tanggal berapa, diajukan ke HRD dan atasan, tapi seringkali teman dari HRD selalu menemui saya setelah saya mengisi form cuti, karena saya tidak pernah mau mengisi alasan cuti.
saya bilang saya punya hak untuk cuti dan punya hak untuk ga bilang untuk keperluan apa, daripada saya mengada-ada, ga mungkin kan saya bilang kalau saya cuti untuk mengerjakan proyek ditempat lain atau untuk wawancara ditempat lain, yang pastinya tidak akan diizinkan, HRD keukeuh saya harus ngisi, karena itu masuk sistem, tapi saya juga ngotot ga mau ngisi, akhirnya saya bilang.. terserah aja kalo mau diisi, tapi saya ga bakal mau ngisi. Akhirnya sih mereka biasanya yg ngisi.
Yang jadi pertanyaan saya hingga saat ini apa alasan perusahaan mewajibkan karyawan untuk mengisi alasan cuti pada form yang disediakan.
Selain itu ada juga lho perusahaan yang “client oriented” (saya ga mention tempat kerja saya dahulu ya) punya peraturan ponsel harus nyala dan siap dihubungi selama 24jam selama 7 hari dalam seminggu, bahkan waktu cuti juga bisa dihubungi.
Ketimbang ngedumel, saya sih pakai cara :
1.kerjaan yang saya pegang saya limpahkan kepada teman saya, semua progress pokoknya diberikan, jadi ga ada alasan saya meninggalkan pekerjaan yg terbengkalai.
2. Email disetting jadi jika ada yg kirim email otomatis dapat jawaban sedang cuti dan bisa menghubungi siapa untuk masalah pekerjaan
3. Dulu diajari mantan boss, buat punya dua ponsel, yang satu berisikan no kantor, satu lagi no pribadi, jadi saat cuti ponsel yang terdaftar dikantor saya tinggal saja di meja kerja, jadi bisa menikmati cuti dengan aman sejahtera tanpa gangguan.
Nomor tiga mungkin untuk saat ini mungkin rada sulit, karena klien pun biasanya terhubung dengan jejaring sosial juga dimana bisa memantau (nanti sajalah untuk bahan tulisan lain)
 
Nah, kalau ditempat sekarang sih, saya kemarin pas cuti bilang langsung, ga isi form dan ga mengemukakan alasan ponsel saya hidupkan selama 24 jam ga ada satupun dari kantor yang kontak karena jika ada yang bertanya dan dikatakan sedang cuti, ya sudah tidak akan menganggu.
Yang menganggu adalah CUTI TAHUNAN dari pemerintah, berarti secara ga langsung memaksakan cuti dan mengurangi jatah cuti, untung saja sekarang disini ga pengaruh terhadap jumlah cuti yang saya miliki.
 
Selamat mencari-cari alasan untuk cuti, cara paling gampang adalah “ada urusan keluarga” karena ga bakal ditanya ama kantor keluarga siapa dan ga bakal bohong toh untuk hal tersebut 😀
dan selamat bekerja kembali diselingi kantuk, enaknya sambil ngopi dan ngemil getuk singkong.
#02-04072012
Advertisements
By wiblackaholic Posted in Absurd

39 comments on “Harus Cari Alasan buat Bohong

  1. hoahuahaaaa…aku cuti pun masih diisengin boss T___Tdidit didit…”oi, file photoshop ditaro di mana? mau ganti design nih” (hadeziiggg,,,gue ga apal folder kerjaan)didit didit….”oi, orderan atas nama abecedeeefge kemaren jadinya gimana?” (hadeziiggg…gue lupa tulis di laporan karna emang ga ada follow up dari pihak sononya)didit didit….”oi, nonton idol gak? asik nih” (huwoahauahuaa)

  2. wib711 said: “ada urusan keluarga”

    aku kalo ngisi form cuti kolom alasannya diisi “keluarga”amaan.. gak bohong kan.. karena aku bagian dari keluargaku 🙂

  3. kalau form cuti di kantor saya lebih parah, mesti menyertakan alamat ketika sedang cuti dan nmr yg bisa dihub ketika cuti..huhuhuhuhtp pernah sekali saya tidak isi, dan Alhamdulillah tidak ada masalah * alias tidak ada yg nyari

  4. aaaaaaaaaah ngepas galau tentang cuti nih…. tapi ya saya sangat mendukung agar tidak perlu ditanyakan buat apa cuti (alasan) dan posisi ada di mana harus diketahui…karena cuti adalah hak *haiyah

  5. iya tuh paling malas ditanyain alasan cuti.. tp kl uniq minta cuti, langsung bos bilang “lagi ada suami ya?” soalnya kebiasaan tiap ada hubby kita pasti jadwalkan tuk pulkam ke kampung hubby.. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s