Tertipu

“Elo ini cowok aneh, kalau jalan menunduk, ngobrol sama cewek cantik ga mau lihat, bahkan dengan boss juga kayak gitu,  bahkan elo juga pakai lensa adaptif, besok-besok pasti pakai rayban dasar orang aneh”

Kamu diam saja, mbak Gita, boss kami pecah senyumnya mendengar kicauanku dan langsung mengirim pop up “Wisnu, jangan ganggu dia, kualat kamu nanti ”

Lagi-lagi dibela boss, dasar anak emas! dengan perasaan sewot kuambil kacamatanya dan kupegang dagunya menghadapku.

Matanya berdenyar, kilatan rasa menyesap, membuncah dadaku yang sesak, persetan dengan pacarku yang cantik, karena matamu mampu merengut sukmaku, aku tidak bisa mengingkari hati kalau jatuh hati padamu.

Diikutsertakan dalam #FF100Kata 

eyes

Bukan Pemenang

Postingan gw dua minggu lalu ttgi tantangan terhadap anggota satu tim akhirnnya dimenangkan oleh yang suka berdandan, sehingga selamatlah dia dari penghapusan make up secara semena-mena oleh yang lain.

Kemenangannya disebabkan tiga hal, pertama dia naik motor, jadi bisa datang lebih pagi tanpa takut telat, kedua lawannya pada hari terakhir tidak ditelpon bapaknya (yang berada di Medan), ketiga adalah ancaman dari anggota tim lain jika yang suka berdandan kalah, maka akan dimusuhi, sadis memang…
Kalo gw ya jelas aja saya yang menang, ndilalahnya seminggu itu anak gw minta digendong terus kalo pagi sebelum n sesudah mandi, jadi gw sukses datang siang terus & jenggot gw aman, ga jadi rebonding.

Nah, sebelum yang kalah itu rambutnya dicatok, ternyata dia punya kesadaran diri untuk rebonding di salon, everybody happy? Secara tantangan ga ada yang merasa dirugikan, tapi secara disiplin yang rambutnya sekarang rebonding balik lagi ke pola lama, telat… walau ga separah dulu, tapi ada yang bikin senewen, izin cuti seminggu sebelumnya padahal saat tanggal cuti tersebut saat dimulai proyek baru, yang bikin ga habis pikir ternyata tiket yang dibeli sudah 4bulan sebelumnya.

Gw dan manajemen tidak memberikan izin, tapi nekat berangkat juga demi tiket agar tidak hangus, ujung~ujungnya gw kena tegur bozz. Ya sudahlah, selamat berlibur dan gw akan memberikan cuti selamanya dari tempat kerja ini.

Sampah Masyarakat

“Alhamdulillah, akhirnya mati juga”

Sebagian caci maki ditujukan pada almarhum suamiku yang meninggal tadi malam akibat timah panas.  Pandangan negatif dari para tetangga ditujukan pada suamiku yang gondrong dan bertato disekujur tubuhnya.  Aku hanya dapat mendekap erat anak semata wayang kami yang berusia 3 tahun sekaligus menekan rasa sakit  didada.

“Cuih… tuh kan Polisi datang, dasar kriminal! pasti berhubungan dengan kejahatannya” ucap tetangga depan rumahku.

“Selamat siang bu Cindy, kami turut berduka cita atas meninggalnya AKP Alexander, beliau adalah salah satu anggota Reskrim kami yang paling handal, kesatuan kami sangat kehilangan beliau” ucap Kapolres dimana suamiku dulu bertugas dengan takzim.

phh

Diikutsertakan dalam #FF100Kata 

 

Edusextion

“Ah uh ah uh”
Suara dari gadget yang kutonton membuat libidoku naik, link film tersebut kudapatkan dari teman karibku. aku beranjak kekamar mandi untuk melampiaskan agar kepalaku tidak makin pusing.
Minggu ini aku mengikuti ajakan karibku untuk mencari kenikmatan yang sesungguhnya, semuanya ditanggung beres olehnya.
Lambat laun aku jalan sendiri tanpa karibku untuk menuntaskan semua hasratku.
Aku mabuk kenikmatan duniawi.
Hingga…

“Gimana Dok, virus ini ada penawarnya?”
“Adik seharusnya memikirkan akibatnya sebelum berbuat jauh, kalau download film dari warnet ya begini akibatnya, emang puas sih karena lebih cepet, tapi mestinya adik install dulu antivirus di gadgetnya” ucap dokter laptop padaku.

virus

Diikutsertakan dalam #FF100Kata 

Note :

* Mari jauhkan pornografi dari anak , Ref : Blog mas iwan disana juga banyak link tentang dampak pornografi. salah satunya di blog mas dani

Pupus

Bara dimata ibu selalu menyala tiap kali aku mendesak agar ibu bercerita tentang ayah. Menurut ibu, ayah pergi dengan tante Dwi, adik kandung ibu kala aku berusia satu bulan.

Untung saja aku mempunyai pacar yang sangat perhatian ku anggap sebagai pengganti ayah, dia atasanku ditempat bekerja. Belaian lembutnya membuatku terlena, dua garis yang ditunjukan testpack membuat pacarku luluh.

Hari ini pacarku datang melamar, aku sudah memberitahu ibu, rona kebahagian terpancar dari wajahnya. Bel berbunyi, aku bergegas membuka pintu, belum sempat  mempersilakan masuk, terdengar sumpah serapah ibu.

“Dasar bajingan! tidak puas kau hancurkan aku dan adikku, kini kau hancurkan anakmu sendiri!”

ff100

Diikutsertakan dalam #FF100Kata 

 

Cindil

“Papa, jangan bertindak gila!”

“Mama jangan ikut campur, keputusan papa sudah bulat!”

“Tapi papa, masih ada jalan lain yang bisa dicari”

“Mama, jiwa laki-laki papa jatuh pada titik nadir jika papa tidak bisa menyublim rasa dan raga mencapai satu jiwa untuk memperoleh seorang bayi”

Terdengar isak tangis si wanita yang dipanggil Mama melihat lelaki yang dipanggil Papa tersebut mendekatiku.

Napasku tertahan sudah tidak seirama dengan degup jantung yang kian menggema, aku lemas dan tidak mampu bergerak.

Dipandangnya aku dengan penuh nafsu, diangkat dan dalam sekali telan, lenyaplah tubuhku dalam esofagus laki-laki tersebut yang baru saja melakukan prosesi nguntal cindil padaku.

sos

Diikutsertakan dalam #FF100Kata 

Note :

#nguntal cindil : menelan hidup-hidup anak (bayi) tikus yang masih merah. Dipercaya oleh para penikmatnya hal tersebut berkhasiat meningkatkan stamina dan menambah kekuatan fisik.

#esofagus : Kerongkongan

Penikmat Goyang Lidah

Warung bakso milik orangtua pacarku selalu ramai, penikmat bakso rela antri hingga duduk ditrotoar. Wajah-wajah yang penuh nafsu mengaduk isi mangkuk, menggigit bakso dan menyeruput kuah seperti mencapai klimaks ditiap suapnya.

Setiap aku akan meminta bakso bahkan rela membayar, tiap kali pula penolakan muncul dari pacarku dan orangtuanya, aku diizinkan makan bakso  jika sudah menikah dengannya.

Malam ini adalah malam pertamaku, tubuhku lunglai butuh asupan “Sayang, aku mau bakso”

Istriku dengan lembut menarik tanganku menuju dapur, menurunkan celanaku dan memintaku untuk kencing dalam panci berisi kuah bakso lalu menuangkan air kencing keluarganya yang telah ditampung dalam ember sambil merapalkan mantra-mantra.

Bakso Goyang Lidah

Bakso Goyang Lidah

Diikutsertakan dalam #FF100Kata

Tema : Sihir

Persembahan buat ibu

Permintaan ibuku agar aku menikah sangat membuat pusing kepala, bukan hanya sekali dua kali pembicaraan tersebut muncul. Sudah berkali-kali pula aku membawa teman wanita, Si A, teman kantorku cantik dan menarik, tapi ditolak karena telah mempunyai dua orang anak dari suami terdahulu, si B teman kuliahku yang manis dan periang ditolak karena hubungan kebablasan dengan pacarnya saat SMA.

Pesan ibuku cukup berat “kamu harus mendapat calon istri yang perawan!” Hal tersebut selalu terngiang-ngiang ditelingaku. Hingga suatu hari aku berhasil mendapatkannya.

“ibu.. aku berhasil mendapatkan perawan, ibu tidak akan bisa menolaknya” sambil kuberikan bungkusan ayam perawan yang masih hangat dari restoran.

ayam perawan

Diikutsertakan dalam #FF100Kata