Sampah Masyarakat

“Alhamdulillah, akhirnya mati juga”

Sebagian caci maki ditujukan pada almarhum suamiku yang meninggal tadi malam akibat timah panas.  Pandangan negatif dari para tetangga ditujukan pada suamiku yang gondrong dan bertato disekujur tubuhnya.  Aku hanya dapat mendekap erat anak semata wayang kami yang berusia 3 tahun sekaligus menekan rasa sakit  didada.

“Cuih… tuh kan Polisi datang, dasar kriminal! pasti berhubungan dengan kejahatannya” ucap tetangga depan rumahku.

“Selamat siang bu Cindy, kami turut berduka cita atas meninggalnya AKP Alexander, beliau adalah salah satu anggota Reskrim kami yang paling handal, kesatuan kami sangat kehilangan beliau” ucap Kapolres dimana suamiku dulu bertugas dengan takzim.

phh

Diikutsertakan dalam #FF100Kata 

 

Advertisements

24 comments on “Sampah Masyarakat

  1. Kalau tak kenal maka tak sayang, seringkali orang itu menilai seseorang dr penampilan.

    Itu babeh beratto ngga gaul ya sama masyarakat sekitar, jdnya disangka yg neko2 *dibahas* 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s