Kuda Hitam dari Jakarta

Pertarungan dua kandidat ini semakin seru, kandidat pertama memiliki darah Indonesia Timur dan kandidat kedua dari Jakarta.
Saya salut dengan kandidat pertama, materinya tentang ketidakadilan, ketimpangan disampaikan dengan sangat jelas, sedang kandidat kedua tentu saja menyangkut tema keseharian di Jakarta.

Banyak yang tidak menyangka bahwa kedua kandidat ini akan masuk ke grand final, tapi tanda-tanda terbaca setelah masuk ke 6 besar. kandidat dari Jakarta ini memang dianggap sebagai kuda hitam, Sedangkan keunggulan kandidat pertama adalah konsistensi dari awal hingga masuk grand final.

SUCI 4 inilah yang gw pikir paling menarik diantara 3 periode sebelumnya, tema  yang dibawakan tentang daerah masing-masing sangat cocok dibawakan, dan performa mereka berdua tidak terlalu drop selama show 1 hingga show 16. Kali ini, memang para komik yang “smart” mendominasi 3 besar.

Selamat buat Abdur dan David sebagai grand finalis Stand Up Comedy Indonesia 4.
Siapapun pemangnya, kalian berdua konsisten mengangkat tema tentang daerah masing-masing.
Dzawin sebagai komik yang close mic diurutan ketiga gw rasa juga sudah tepat, karena beberapakali dzawin seperti nge-blank, namun yang ga habis pikir, kenapa Pras Teguh yang masuk 4 besar, padahal Dodit juga tidak kalah bagus dibanding Pras Teguh.

 

 

 

Advertisements

5 comments on “Kuda Hitam dari Jakarta

  1. Kenapa harus Pras Teguh, dan bukan Dodit. Jawabannya setelah pariwara berikut ini 😀
    Simple. Semua sudah diatur. Hehe *kaleeem*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s