Tertipu

“Elo ini cowok aneh, kalau jalan menunduk, ngobrol sama cewek cantik ga mau lihat, bahkan dengan boss juga kayak gitu,  bahkan elo juga pakai lensa adaptif, besok-besok pasti pakai rayban dasar orang aneh”

Kamu diam saja, mbak Gita, boss kami pecah senyumnya mendengar kicauanku dan langsung mengirim pop up “Wisnu, jangan ganggu dia, kualat kamu nanti ”

Lagi-lagi dibela boss, dasar anak emas! dengan perasaan sewot kuambil kacamatanya dan kupegang dagunya menghadapku.

Matanya berdenyar, kilatan rasa menyesap, membuncah dadaku yang sesak, persetan dengan pacarku yang cantik, karena matamu mampu merengut sukmaku, aku tidak bisa mengingkari hati kalau jatuh hati padamu.

Diikutsertakan dalam #FF100Kata 

eyes

Sampah Masyarakat

“Alhamdulillah, akhirnya mati juga”

Sebagian caci maki ditujukan pada almarhum suamiku yang meninggal tadi malam akibat timah panas.  Pandangan negatif dari para tetangga ditujukan pada suamiku yang gondrong dan bertato disekujur tubuhnya.  Aku hanya dapat mendekap erat anak semata wayang kami yang berusia 3 tahun sekaligus menekan rasa sakit  didada.

“Cuih… tuh kan Polisi datang, dasar kriminal! pasti berhubungan dengan kejahatannya” ucap tetangga depan rumahku.

“Selamat siang bu Cindy, kami turut berduka cita atas meninggalnya AKP Alexander, beliau adalah salah satu anggota Reskrim kami yang paling handal, kesatuan kami sangat kehilangan beliau” ucap Kapolres dimana suamiku dulu bertugas dengan takzim.

phh

Diikutsertakan dalam #FF100Kata 

 

Edusextion

“Ah uh ah uh”
Suara dari gadget yang kutonton membuat libidoku naik, link film tersebut kudapatkan dari teman karibku. aku beranjak kekamar mandi untuk melampiaskan agar kepalaku tidak makin pusing.
Minggu ini aku mengikuti ajakan karibku untuk mencari kenikmatan yang sesungguhnya, semuanya ditanggung beres olehnya.
Lambat laun aku jalan sendiri tanpa karibku untuk menuntaskan semua hasratku.
Aku mabuk kenikmatan duniawi.
Hingga…

“Gimana Dok, virus ini ada penawarnya?”
“Adik seharusnya memikirkan akibatnya sebelum berbuat jauh, kalau download film dari warnet ya begini akibatnya, emang puas sih karena lebih cepet, tapi mestinya adik install dulu antivirus di gadgetnya” ucap dokter laptop padaku.

virus

Diikutsertakan dalam #FF100Kata 

Note :

* Mari jauhkan pornografi dari anak , Ref : Blog mas iwan disana juga banyak link tentang dampak pornografi. salah satunya di blog mas dani

Pupus

Bara dimata ibu selalu menyala tiap kali aku mendesak agar ibu bercerita tentang ayah. Menurut ibu, ayah pergi dengan tante Dwi, adik kandung ibu kala aku berusia satu bulan.

Untung saja aku mempunyai pacar yang sangat perhatian ku anggap sebagai pengganti ayah, dia atasanku ditempat bekerja. Belaian lembutnya membuatku terlena, dua garis yang ditunjukan testpack membuat pacarku luluh.

Hari ini pacarku datang melamar, aku sudah memberitahu ibu, rona kebahagian terpancar dari wajahnya. Bel berbunyi, aku bergegas membuka pintu, belum sempat  mempersilakan masuk, terdengar sumpah serapah ibu.

“Dasar bajingan! tidak puas kau hancurkan aku dan adikku, kini kau hancurkan anakmu sendiri!”

ff100

Diikutsertakan dalam #FF100Kata 

 

Cindil

“Papa, jangan bertindak gila!”

“Mama jangan ikut campur, keputusan papa sudah bulat!”

“Tapi papa, masih ada jalan lain yang bisa dicari”

“Mama, jiwa laki-laki papa jatuh pada titik nadir jika papa tidak bisa menyublim rasa dan raga mencapai satu jiwa untuk memperoleh seorang bayi”

Terdengar isak tangis si wanita yang dipanggil Mama melihat lelaki yang dipanggil Papa tersebut mendekatiku.

Napasku tertahan sudah tidak seirama dengan degup jantung yang kian menggema, aku lemas dan tidak mampu bergerak.

Dipandangnya aku dengan penuh nafsu, diangkat dan dalam sekali telan, lenyaplah tubuhku dalam esofagus laki-laki tersebut yang baru saja melakukan prosesi nguntal cindil padaku.

sos

Diikutsertakan dalam #FF100Kata 

Note :

#nguntal cindil : menelan hidup-hidup anak (bayi) tikus yang masih merah. Dipercaya oleh para penikmatnya hal tersebut berkhasiat meningkatkan stamina dan menambah kekuatan fisik.

#esofagus : Kerongkongan

Penikmat Goyang Lidah

Warung bakso milik orangtua pacarku selalu ramai, penikmat bakso rela antri hingga duduk ditrotoar. Wajah-wajah yang penuh nafsu mengaduk isi mangkuk, menggigit bakso dan menyeruput kuah seperti mencapai klimaks ditiap suapnya.

Setiap aku akan meminta bakso bahkan rela membayar, tiap kali pula penolakan muncul dari pacarku dan orangtuanya, aku diizinkan makan bakso  jika sudah menikah dengannya.

Malam ini adalah malam pertamaku, tubuhku lunglai butuh asupan “Sayang, aku mau bakso”

Istriku dengan lembut menarik tanganku menuju dapur, menurunkan celanaku dan memintaku untuk kencing dalam panci berisi kuah bakso lalu menuangkan air kencing keluarganya yang telah ditampung dalam ember sambil merapalkan mantra-mantra.

Bakso Goyang Lidah

Bakso Goyang Lidah

Diikutsertakan dalam #FF100Kata

Tema : Sihir

Persembahan buat ibu

Permintaan ibuku agar aku menikah sangat membuat pusing kepala, bukan hanya sekali dua kali pembicaraan tersebut muncul. Sudah berkali-kali pula aku membawa teman wanita, Si A, teman kantorku cantik dan menarik, tapi ditolak karena telah mempunyai dua orang anak dari suami terdahulu, si B teman kuliahku yang manis dan periang ditolak karena hubungan kebablasan dengan pacarnya saat SMA.

Pesan ibuku cukup berat “kamu harus mendapat calon istri yang perawan!” Hal tersebut selalu terngiang-ngiang ditelingaku. Hingga suatu hari aku berhasil mendapatkannya.

“ibu.. aku berhasil mendapatkan perawan, ibu tidak akan bisa menolaknya” sambil kuberikan bungkusan ayam perawan yang masih hangat dari restoran.

ayam perawan

Diikutsertakan dalam #FF100Kata

[FF Ninelights] Keinginan Orang Dewasa

“Sayang, apa kamu ga merasa bosan kita seperti ini saja, sepertinya kita butuh variasi baru, kamu mau kan kalo sesekali kita main bertiga atau berempat?” tanya sang wanita kepada suaminya dengan suara lirih.
“Kamu yakin akan hal tersebut? kamu udah siap kalau kita main bertiga atau berempat? tidak malu jika orang lain tahu?” sang lelaki balik bertanya.
Sambil tersenyum, sang wanita hanya menggelengkan kepalanya dan melanjutkan
“coba kamu bayangkan ada orang lain juga, bahkan kita bisa saling tukar pasangan, pasti sangat seru & ramai, ga sabar rasanya menunggu”
“Hayo sayang, goyang yang kencang”
-Cinta satu malam oh indahnya- teriak Melinda
“kocok yang lama, teruss” suara semangat dari sang suami
-Cinta satu malam buatku melayang – Suara Melinda tidak kalah kerasnya
“cepet sayang, biar keluarnya dobel, kalau bisa mengeluarkan angka enam, kita akan jalan lagi dan mereka akan kalah” tunjuk sang suami pada pasangan dihadapan mereka
“lihat saja, biji ludo kita tersisal 1 lagi, sedangkan biji ludo mereka tersisa dua, kemungkinan besar kita menang, Horeee kita menang ” teriak sang wanita.
-Walau satu malam akan kukenang selama-lamanya – suara Melinda berakhir dari youtube
“Betulkan kan, kalau kita main berempat lebih seru, daripada main berdua, Mbak sama Mas jangan bosen ya kalau kami ajak main ludo bareng lagi” ucap sang wanita pada pasangan dihadapan mereka,
“Oh, enggak kok dik, kami bahkan berencana mengajak adik berdua untuk bertanding main ular tangga atau monopoli, terkadang perlu juga kita sesekali memainkan permainan masa kecil saat mulai jenuh dengan pekerjaan dan mumpung anak-anak sedang liburan dirumah kakek neneknya”
250 kata diluar judul, diikutkan dalam lomba FF Ninelights disini

[FF] Hukuman

Jam sudah menunjukan pukul lima sore, awan hitam tidak kuat menahan beban sehingga menumpahkan isinya bagai membuang semua kekesalan yang memuncak.
Bolak-balik kulihat jam, ternyata sudah jam tujuh, lewat 10 menit dari waktu yang telah kita sepakati.
Biasanya dirimu tidak pernah telat, bahkan selalu hadir lebih awal, ku kirim pesan kepada dirimu :
#kamu dimana sayang? aku sudah sampai sejak jam lima tadi.
*Aku sudah dihalaman, sedang parkir mobil
Tapi, 10 menit berlalu kamu tidak juga muncul.. ku kirim pesan kembali
#kamu ga nyasar kan? kok lama banget
*aku udah sampai, aku ada dihalaman
Segera aku meluncur ke halaman, ternyata masih kosong, hanya mobilku dan mobil box milik rumah makan yang terparkir disitu, lalu kutanya pada pelayan
“mas, memang ada restoran lain lagi dekat sini?”
“Tidak ada ibu, tapi dibawah dekat simpang ada restauran kami yang lama, digunakan jika tamu penuh”
Langsung saja ku kirim pesan
#sayang, kamu ga salah tempat kan? ga ditenpat lama kan?
*enggak sayang, aku ada didepan menunggu kamu sejak tadi, aku masih hapal interiornya ada bangku bambu dimana waktu itu kamu duduk sambil bersidekap menahan dingin”

Buru-buru aku lari kedepan, tetap tidak ada siapapun, langsung kumasuk kedalam mobil, jangan-jangan dia mempermainku dan hendak memberi kejutan di restaurant lama.
Sampai dibawah kulihat mobilnya sedang terparkir, aku terkejut, pacarku dalam keadaan sekarat dengan pisau yang tertancap diperutnya, aku mengguncang-guncang tubuhnya namun tidak ada jawaban, lalu aku berlari ke mobilku dan disana terbaring tubuhku dengan muka yang pucat bersimbah darah dari luka bekas tusukan.. ya itu adalah tubuku sendiri, aku merasa pusing dan makin gelap, samar-samar kulihat suamiku sedang memandangi tubuhku sambil menyeringai dipegangi oleh para warga sekitar sambil berkata “mampus kau wanita jalang, itulah hukuman yang tepat untuk peselingkuh seperti kalian berdua”