Avengers – Cupu Of Father

Setelah makan siang dirumah yang difungsikan sebagai tempat berjualan, saya satu meja dengan grup bapak-bapak entah dari kantor mana, tapi acap bertemu saat jumatan dan ditempat makan tersebut.
Saat itu siaran TV menayangkan (iklan) tentang trailer film Avengers Age of Ultron, hampir semua memperhatikan, saat trailer selesai, seorang bapak dari grup tersebut berkata

The-Avengers-Age-of-Ultron-movie-wallpaper-1024x576

“wah harus bikin jadwal nonton bareng lagi nih ama anak gue”

salah seorang temannya bertanya “emang kenapa pake harus (nonton) bareng”
“ya wajib lah, kalo enggak, kasian anak gue nanti kalo masuk sekolah jadi cupu”
“loh, apa hubungannya?”
“elu gimana sih, yaa kalo nanti teman-temanya pada cerita (avengers) anak gue bengong-bengong ga ngerti, keliatan cupu jadinya”
“apa malah ga keliatan lebih cupu kalo anak lo nonton duluan, terus dia cerita disekolahan teman-temannya pada ga ngerti apa yang diomongin?”

Saya dan teman hanya tersenyum mendengar pembicaraan bapak-bapak tersebut, terbersit pertanyaan dalam hati ‘apa iya kalo anak ketinggalan hal yang tren (entah itu film, gadget, fashion dsb) termasuk anak cupu? kalo iyaaa…. disini saya kadang merasa………’

cupu

Kesimpulannya sih bapak yang sayang anak adalah yang tidak ingin anaknya kelihatan cupu didepan teman-teman sekolahnya.

Advertisements

Lelakon hari ini

Lelakon hari ini jadi IT Man Palsu, pasang jaringan buat adek-adek yang bakal bantuin riset.
kemarin baru sempat setting satu PC tapi keburu ngantuk akhirnya pulang, nah siang ini mulai lagi, satu PC udah bisa.
Pas mo setting lagi buat lainnya ga bisa, dua jam bolak balik ngecek, semua langkahnya udah sama, tetep aja ga bisa nyambung,
pas nge-ping dari PC yang udah disetting ga bisa connect, lupa ternyata pas tadi mau makan siang listrik sempat mati, dan server ga dinyalain lagi, ya jelas aja ga bakal mau nyambung.
#tendang2server

 

 
 

Pipis Nikmat

 
Pernah beli jajanan di pinggir jalan kan? seperti mie ayam, bakso, soto, es doger, ketropak, tahu gejrot yang para pedagangnya memakai gerobak dengan atau tanpa roda.
Pernah iseng-iseng suka ngobrol ga ama mereka, bukan tentang berapa lama dagang, rumahnya dimana, keluarganya, pendapatannya dari hasil berdagang, atau nanya resep/racikan dari dagangannya tersebut? salah satunya paling tidak pernah ditanyakan apalagi kalo lagi iseng nungguin.
 
Tapi apakah pernah bertanya pertanyaan sepele, bagaimana jika mereka pipis, maksudnya pipisnya dimana?
Untuk yang berdagang di pusat makanan udah pasti ada fasilitas toilet umunya, yang berkeliling masih bisa cari fasum lah buat pipis ke mesjid atau wc umum, tapi buat yang mangkal tidak ada toiletnya dimanakah mereka pipis? mungkin setelah pipis dibawah pohon, lupa cuci tangan lagi langsung mengambil mie untuk direbus buat konsumen yang membeli mie ayam, atau mengelap tangannya di celana atau bahkan mengelap dengan lap yang untuk membersihkan mangkok.
 
Saya pernah beberapa kali bertanya, dan mereka menjawab dengan santai, kencing dibawah pohon, atau disamping pagar/tembok, saya tanya lagi apakah membawa air untuk membasuh bekas pipisnya atau mengelap dengan tissue, sebagian besar dari mereka jawab tidak, paling banter ya itu tadi mengelap di celana yang mereka pakai. Mungkin anda pikir saya mengada-ada dan jorok, ya ga apa tapi sesekali perlu diperhatikan hal tersebut, toh makanan yang dimakan tetap terasa nikmat 🙂
 

Anak Laki-laki Kemayu & Wanita Tomboy

Laki-laki bermain dengan boneka, masak memasak dan anak wanita bermain mobil-mobilan, perang-perangan serta sepakbola.
Pastilah ada kekhawatiran terhadap tingkah laku tersebut, karena dianggap menyalahi norma dan kekhawatiran kalau nanti besarnya akan berorientasi gender yang menyalahi aturan.

Sebenarnya yang bikin norma kan itu orang dewasa, kasihan juga ya anak-anak kalau dari kecil udah dilarang main yang menjadi kesukannya.
kalau masih dalam tahap balita sih tidak apa, tapi mungkin lain hal nya jika sudah sekolah hal tersebut patut diwaspadai.

jadi, biarkanlah anak bermain tanpa dibatasi dengan alat bermainnya, tugas orang tuanya untuk mengontrol dan memberi arahan.
Siapa tahu anak laki-laki yang dulu bermain masak memasak pada akhirnya menjadi Chef terkenal, atau anak wanita yang suka main mobil-mobilan jadi pembalap ngetop.

tapi kalau liat klip disini bagaimana tanggapan anda? 😀



FaceLift

Pengalaman dalam hal per-lift-an bagi saya lumayan seru juga, mulai dari terjebak didalam lift sehingga menjadi tontonan dan kelihatan akan sifat-sifat orang disekeliling kita.
Dilain peristiwa juga melihat teman yang menunggu lift datang sedangkan sudah ada pengumuman kalau lift tidak berfungsi. Saya juga pernah rebutan masuk lift sama cewek cakep, yang akhirnya saya mengalah.
Yang lebih ekstrim saya mendengar orang yang piktor mirip Jaka Sembung.
Bahkan saya juga pernah mabuk parfum dalam lift.. yang seru sih saya bisa ngisengin orang pacaran dalam lift, bisa melihat tampang jagoan si cowok saat denger pengaduan si cewek.

Itu berhubungan dengan orang, tapi kadang saya juga ber ekplorasi terhadap lift itu sendiri, saat masih bekerja di Wisma Dharmala Sakti (Dharmala Intiland) saya iseng pencet tanda bahaya (gambar lonceng), untung saja pas turun satpam nya datang telat saat saya sudah 5 meter dari lift, satpam baru datang tergopoh-gopoh dan bertanya pada orang yang salah yang baru keluar dari lift sebelah, tapi dari peristiwa itu jadi tahu bagaimana kesigapan satpam dalam menghadapi alarm tanda bahaya dari lift.

Agar tidak terganggu oleh orang yang hendak masuk, terkadang saat baru masuk saya langsung menekan lantai tujuan saya, hasilnya lift tidak akan berhenti di lantai sebelumnya dan sampai hingga lantai tujuan saya dengan aman sentosa, ini saya lakukan di Gedung Ariobimo.

Nah yang terakhir saya melakukan ekplorasi di gedung segitiga emas business park dengan membuka paksa pintu lift saat sedang keatas, hasilnya lift terhenti lalu meluncur kebawah dengan cepat tidak seperti jika hendak turun dan memencet lantai tujuan saat mendekati tujuan lift kecepatannya menurun..
Saya sedikit nervous, jika lift nya langsung menghantam lantai.. matilah awak… untunglah hal itu tidak terjadi.
Oh iya, semua itu saya lakukan dengan lift tanpa CCTV ya dan bukan lift super cepat seperti di GKBI atau Wisma BNI 46.

Pesan moralnya sih jangan ditiru hal tersebut apalagi ngajarin ama orang lain sedangkan anda belum pernah mencobanya… pokoke itu ga baik bagi kesehatan jantung 😀

[Ga Penting] Bu guru, ini buku panduannya.

Ngebaca jurnal mas Ciput, aku jadi inget dengan keponakanku.

Waktu keponakanku (anak adikku) kelas 1 dia mendapat PR untuk mengambar kubus.
Nah, sebagai om yang baik hati.. aku ambil kotak tuperware, trus aku suruh gambar kotak itu.
karena sudut pandangnya lurus, yang ada malah gambar kotak, bukan gambar kubus.

akhirnya aku memberikan contoh, aku gambar dikertas lain dan tuperwarenya aku letakan rada miring, biar kelihatan sisi2 yang lain sebagai contoh. yup.. menurutku udah beres.. keponakanku bisa gambar sesuai yang aku contohkan.

Esoknya, aku melihat buku PRnya. Ternyata ada note di buku PR tersebut “ini bukan buatan opie, jangan minta buatkan PR oleh orangtua!” ditulis dengan huruf kapital dan pulpen merah.
Kesal juga bacanya, aku cerita ke Kakakku, untuk datang kesekolah dan berbicara dengan gurunya.

Akhirnya aku mengantar kakakku kesana, lumayan terjadi argumen dengan guru yang mengajar.
Gurunya keukeuh bahwa kalau PR itu harus dikerjakan oleh muridnya, bukan dikerjakan orang tuanya atau orang dewasa. percuma diberitahu bahwa aku hanya memberi contoh.
Kakakku akhirnya cuma bilang :
“Ibu guru yang terhormat, disekolah itu kan diajarkan untuk belajar sopan santun, nah menulispun juga harus dengan sopan santun, apakah sopan ibu menuliskan note di buku PR murid ibu kelas 1 SD dengan pulpen merah dan huruf kapital?”

Tidak.. ibu gurunya menjawab.

Kakakku melanjutkan, sekarang begini, ibu tolong buka buku panduan mengajar kelas 1, kita buka sama2 apakah disitu ada perintah untuk mengambar kubus? (kakakku membawa buku panduan mengajar kelas 1 sampai 3) tidak, ibu gurunya menjawab…
tapi saya meminta murid-murid mengambarkan bentuk kubus.


Lalu kakaku menyodorkan buku pandua mengajar kelas 3.

“coba ibu lihat disini, bukankah disini baru murid-nurid diminta untuk mengambarkan bentuk kubus.. bukan di buku panduan kelas 1 yang hanya meminta untuk memperkenalkan bentuk kubus.. ibu bisa memperkenalkannya dengan memberi tahu fisiknya, seperti kotak kapur atau tupperware. kalau menyuruh mengambar dan anaknya diberi contoh ya ibu jangan menyalahkan.. karena ibu juga memakai panduan dari buku yang kelasnya lebih tinggi”
yah.. akhirnya ibu guru tersebut mau menerima penjelasan dari kakakku, walau sepertinya dengan rasa kesal.

mungkin ada baiknya sebagai orangtua juga bisa memiliki buku panduan… jadi ga terlalu bingung n bahkan syukur bisa ikutan argumen ama gurunya 😀

[Ga Penting] Ya, Saya adalah Koruptor

Korupsi..
kalo ngedenger kalimat itu, persepsi langsung tertuju kepada para (ke)parat negara, entah penguasa atau pengusaha atau anggota yang merasa mewakili rakyat.
Kalau mau melihat definisinya ada di wikipedia. Tapi pada intinya, Korupsi adalah hal itu merugikan kepentingan yang lain.

Kalau ngomong si A Koruptor, dia nilep uang project,  si B koruptor dia terima suap dari rekanannya,
si C koruptor, buktinya dalam beberapa tahun menjabat istrinya udah 4,  selingkuhannya ada dimana… eh maksudnya rumahnya 4, simpanannya ada dimana-mana…

Gampang kan kalo ngeliat hal itu didiri orang lain, lalu tinggal kita omong,  tambah bumbu dikit.. jadi berita, di make up dikit… jadi infotainment..

Sebenernya kalau dilihat, kita ini juga adalah koruptor, eh maaf.. sekali lagi maaf bukan anda.. tetapi Saya. Ya, saya adalah Koruptor, saya mengkorupsi waktu yang diberikan oleh Nya,
pada saat seruan Nya memanggil, saya masih terpekur didepan Komputer, atau bahkan masih sibuk beraktivitas
Saya mengkorupsi nikmat penglihatan yang sudah diberikan Nya,
Pada saat ada sesuatu yang seharusnya tidak boleh saya lihat, ternyata malah saya pelototi hingga mata sepertinya mau meloncat keluar.

Saya mengkorupsi telinga dengan membiarkan suara-suara yang seharusnya tidak saya dengar tetapi saya nikmati.
Saya mengkorupsi mulut saya dengan perkataan yang seharusnya tidak saya lontarkan.
Terlalu banyak untuk, bahkan tidak bisa dihitung semua jumlah korupsi yang telah saya lakukan.
Ya, ternyata saya adalah Koruptor, mengkorupsi semua Nikmat yang telah diberikan oleh Nya

Tapi untunglah.. anda tidak seperti saya.. anda tentu orang baik, bukan koruptor 🙂

SEBP, Akhir Maret 07

[Ga Penting] Saat Pertama, Dua Tahun Lalu

Akhir Juli ini tepat dua tahun di Invite buat ikutan MP.  Pertamakali diinvite sama Kike.. temannya “masa lalu” Cuma bikin, aja.. trus Blank… baru tanggal 10 Agustus posting pertama kali

Posting Pertama
*Album Foto
dengan album Foto http://wib711.multiply.com/photos/album/1
karena masih bingung. dalam satu hari itu upload 3 album… pokonya harus ada yang diposting.. 😀
* Jurnal Pertama
Jurnal pertama puisi ga jelas gitu (sampe sekarang juga kalo nyoba nulis pusi.. isinya tetep ga jelas :p)
http://wib711.multiply.com/journal/item/2
itu jurnal kedua… yang pertama sama aja isinya, tapi aku delete…
karena masih ga ngerti cara untuk editnya
* Link Pertama
ini juga bukan link pertama.. tetapi link ke 3
http://wib711.multiply.com/links/item/3
ini mengenai Toko buku online, www ini buku
Link yang pertama aku Delete… karena bikin berantem
sama teman aku ttg masalah Jilbab…. biasalah.. debat kusir :p
* Review Pertama
Awalnya pengen coba2 review iklan2 yang ada di TV berdasarkan sudut pandang marketing n riset
tapi kok mikir lagi.. durasi nonton TV jarang. Terus… malas cari ref bukunya untuk dukung tulisan. Yo wes… akhirnya berubah lah versi Reviewnya tempat makan n Buku2 aja
sesuai dengan hobby ku
* Musik Pertama
http://wib711.multiply.com/music/item/1
ini lagu yang emang aku suka karena group musiknya..
gara-gara lagu ini berkembang gosip antara aku ama B..
untung aja, kita berdua cuma ketawa (maklum temanan ama B ampir bareng ama MP ini)
*Jadwal Pertama
http://wib711.multiply.com/calendar/item/7
ini calender ke 7, bukan yang pertama
Awalnya mau disi dengan semua jadwal kegiatanku diluar jadwal rutin kalender pertama-enam aku delete… ga nyadar bikin konflik ama seseorang karena aku mau bilang… ini lho jadwalku
ternyata di komplain… lebih banyak buat jalan.. akhirnya… Bubar jalan beneran deh :))
* Video Pertama
aku ga coba fasilitas ini … aku ga minat sih, lagipula lebih seru moto daripada ngambil gambar pake handycam
* Market Pertama
Tadinya tertarik untuk pakai fasilitas ini untuk ngejual BA I…
belum sempat dimasukin kemarket. terlanjur ada yang boyong…
*Recipes pertama
Udah nulis resep nasi goreng cabe rawit, yang biasa aku bikin dari smp, tapi kok mikir… gilingan apa.. bikin malu aja masak cowok masak sih (ternyata banyak co jagoan masak di MP) jadi maluw beneran
Itu tadi semua tentang Content MP

Terus diluar itu, ada beberapa hal pertama juga
* Kontak pertama
Tentu saja Kike yang invite aku terus aku juga invite beberapa teman yang udah aku kenal dan ketemukalo belum kenal, aku ga invite atau add sebagai kontak. Diantara yang pertama aku invite itu adalah Vhasie, Brilli, Lia, Odilia dan iwan95
(hehe,,… masih inget aja yah…)
*nge- Add Pertama
untuk add pertama kali, aku add si Yuna, karena tertarik ngeliat puisinya… dan ndilalahnya Temannya Yuna di surabaya adalah temanya Teman satu kantor aku jadinya ya ngobrolnya malah ttg mereka
* Di Add Pertama
kalo Kiki kan invitenya by email… nah kalo di add pertamakali melalui MP langsung ya sama si Arie
terus, baru 2 minggu kmaren baru ngerti alasannya dia add aku, karena penasaran… hahahahaha… lucu aja Rie

*Reply Pertama
ya dijurnalnya Yuna itu… entah yang mana… lupa trus ngebalas jurnalnya Yuna ama jurnal juga.. mulai banyak yg add dari sini….

* Reply yang bikin heboh (bikin kyesel orang)
Awalnya suka iseng ngereply jahil.. ga ada maksud apapun cuma bcandaan aja.. ternyata efeknya luar biasa..
Dijurnale Mbak Titin cuma bcandaan ngeledekin sama mas Agung Eh ada yang PM dan YM apa emang betul ada hubungan diantara mereka dan ada yang ngingetin,… jangan iseng kalo ngereply….
gubrakz deh.. akhirnya minta maaf ama mereka berdua.. Maaf ya Mbak Titin n mas Agung KS :d

*Kasus pertama dari Postingan
sebenernya udah dilupain, cuma akhirnya buat belajar aja sampe sekarang.
Awalnya mau makan nanggung, makan siang yang kesorean. bareng dua teman MP, Ce-Co.
Timbulah keisengan, ambil candid 1 foto.. mereka lsg ngeh… akhirnya kita sepakat bikin sandiwara buat iseng-iseng nanti di upload.. Nah, sebelum di aplot pun udah minta izin berkali2
dan karena cuma sandiwara.. ya find2 aja.. sampai akhirnya ada reply yang rada ga suka
akhirnya banyak yang ikutan.. hihihi
langsung dinobatkan jadi PE sama teman-temanku
Tapi.. sejak itu ga berani lagi posting candid teman MP tanpa persetujuan orangnya 😀

* Kopdar Pertama
Kopdar pertama sama Yuna, Dinda, Brilli & Wisnu
ngobrol hahahihi mulai dari bakmi GM, akhirnya pindah karena diliatin ama managernya.. kita yg paling rusuh trus nyambung di Starbucks.
Baru deh setelah itu kumpul sama yang lainnya juga.

*Hunting pertama
Ini berkaitan dengan hobby Moto n mau sekalian belajar dari masternya… kesampean juga..
hunting pertama bareng Noer, mas Mbong, Iman dan Tante Yuke
ke Tangerang, ada Festival Cisadane disana…
Noer serasa Putri karena dikelilingi 4 pengawal yang ganteng2… :p

* Diprotes Pertama
Ternyata walau udah hati-hati biar ga seperti kasus pertama, terjadi hal yang ga diinginkan…
Awalnya ngobs biasa sama teman MP. akhirnya mulai protes, komplen dan ujung-ujungnya Nuduh..
ya lewat PM, YM, Email, SMS dan Telp langsung… coba mikir.. apa karena jalan bareng, bikin jurnal tentang orang lain itu langsung bisa dinilai ada hubungan khusus

akhirnya daripada ribet Stop NgeMPih dulu dari bulan November 05- Januari 06
Alhamdulillah yang neror akhirnya tau sendiri…. dan malu juga atas tuduhannya… hehehehe

Yah, dalam dua tahun ngeMPih ini ada banyak yang bisa didapat:
* Bisa belajar megang kamera pohon secara baik dan benar
* Bisa ngantuk2 kalo janjian ama MPers karena menganut sistem waktu
dunia maya (liat aja setingan jam nya bisa beda2 kan :p)
* Bisa punya teman yang awalnya maya jadi nyata
* Bisa ngelakuin kegiatan sosial bareng2
* Bisa dikasih hadiah dari Paris walau belum pernah ketemu sama oknumnya hihi
* bisa ketawa2, ngeringis sekaligus mikir gimana solusinya dana apa yang bisa
diambil kalo ngeliat cerita2 seru ttg MP
* Bisa ngereply ga jelas kalo lagi bosen
*Bisa dikasih kepercayaan juga ama teman-teman MP waktu ada musibah Jogja
*Bisa apa lagi yaaa….

Banyak lah pokoknya

Sekali lagi Thank U….. buat Semuanya, buat jadi kontak aku… 😀

[Ga Penting] Mbak, … Om itu Culun yaaaa

Tadi siang pas lagi jalan ke Mitra Internasional mau meriksa kandungan Cilla... ups,… mau wawancara dengan salah satu dokter disana deng…

Sembari menunggu Dokternya yg sedang visit, ngobrol kesana kemari sampe bukaan sepuluh dokternya belum datang…
*Maksudnya udah luamaaaaaaaaa Buangeeeeeeed nunggu*
Disamping Cilla ada anak anak kecil… sekitar umur sembilan tahun dia memperhatikan kami yang sdang ngobrol

Liat Cilla, terus liat aku… gitu terus… aku mikir, ini anak matanya jereng apa enggak sih atau mungkin dia mikir…. ini kok kontras banget antara aku ama cilla kayak tuts Piano…. Eh, mungkin tuh anak tau kali ya kalo aku lg iseng mbaca dia… Ga lama dia tanya ama Cilla

Anak : Mbak,…mbak,… namanya Siapa?
Cilla : Cilla,… Ancilla.. nama kamu siapa?
Anak : Diba…
*tapi sambil jawab pertanyaan Cilla, matanya ngeliatin aku terus*
aku akhirnya ikutan nanya…
Aku : Kamu kelas berapa…
Diba : Kelas tiga
Aku : Ooo.. gede gini baru kelas tiga
Diba kliatan ga suka aku bilang gitu… terus nanya lagi ama Cilla

Diba : Mbak,.. mbak.. kalo Om yang itu namanya siapa

Cilla : Wahyu, namanya om Wahyu
Aku : Iya, saya Wahyu…. ada apa?
Eh anak itu sambil tetep ngeliat aku ngomong sama Cilla, bener terpesona atau takut digigit adalah dua kombinasi yang pas menggambarkan pandangan mata Diba

Diba :
Mbak,… Om itu Culun yaa

Aku : ^$&^*&^*(&*(^
Cilla (sambil ketawa ditahan2 kayak mau pipis gitu deh, nanya ama Diba..
Cilla : Kenapa om ini kamu bilang Culun..
Diba : hemmm, rambutnya Culun mbak…
Aku : $^%$*Y_(& (sambil mau jitak anak itu, duh….
eh ga taunya tuh anak langsung kabur…. Payah deh….
gini deh nasib abis dibotakin… di cela ama anak sembilan tahun……

Telepon Lokal Gratis

Masih soal telepon Gratis yang ditulis Neta, atau program talk time esia dengan tarif seribu rupiah per satu jam, dan ada pula gratis sms antara pengguna XL menandakan bahwa operator telepon selular sebenernya masih bisa menurunkan tarif pulsa.

Diluar hal tersebut sebagai langkah promosi yang bikin geleng-geleng kepala..
Ternyata ada sarana publik (telepon umum lokal) yang gratis. Aku baru menemukan telepon lokal gratis ini di surabaya tepatnya di Bandara juanda, terminal keberangkatan.
ada 4 unit telepon disana, sayang kmarin hanya 2 yang berfungsi..

Nah, mungkin bagi teman-teman yang bepergian dan kebetulan melalui bandara juanda, bisa mencoba telp lokal gratis tersebut…Lumayan, buat nunggu keberangkatan pesawat..

Tapi hati2.. jangan keasyikan telepon lantas ketinggalan pesawat. Oh iya, telepon ini model 10 menitan, setiap 10 menit putus..

Tapi lumayan lah…. walau masih jauh dari harapan telepon yang ideal… maksudnya ideal, udah gratis terdapat disarana publik, bagus dan bisa sli atau sljj.. :p