Gembok

Kemarin saya janji dengan teman lama, saat datang kekantor ternyata dia sudah tidak dikantor tapi diwarnet daerah kebon baru karena inet dikantornya sedang down dan dia butuh mengirim file kebeberapa daerah.
Akhirnya saya numpang nge-charge hp, setelah itu diboncengkan oleh OB nya menuju warnet tersebut. Sampai warnet setelah bertemu, saya baru ingat meninggalkan hape yang saya charge tsb, Teman saya telp OB untuk minta tolong mengantarkan barang yang tertinggal ke warnet, tapi HP nya tidak aktif, akhirnya saya meminjam motor teman saya kembali menuju kantor tersebut.
 
Sampai diwarnet, saya kembalikan kunci motor ke teman saya, pekerjaannya masih belum selesai, masih ada yang di revisi, dan dia mengeluarkan gembok dari dalam tas nya, meminta tolong saya untuk menggembok motornya.
Saya ambil lalu, lalu saya keluar dan menggembok tepat di Cakram.
Sambil menunggu, saya ngobrol dengan teman saya, rupanya ada seorang bapak yang merasa terganggu dan memarahi saya “kalau mau ngobrol jangan disini, berisik.. sana ngobrolnya diluar”
Teman saya rada sewot dan dibalas “itu suara anak-anak yang main game lebih kenceng, tapi bapak ga marahin mereka”
Bapak tersebut makin sewot “kamu mau ngelawan ya, mereka kan anak-anak, wajar kalo rame”
Saya akhirnya menendang kaki teman saya agar kita mengalah saja, toh kalau diladeni kita berarti sama warasnya dengan jembatan ambrol eh sama bapak tersebut :p
 
Setelah selesai, saya dan teman saya keluar, di parkir warnet sedang ramai, banyak orang mengerumuni motor disebelah motor teman saya, dan ternyata bapak yang memarahi kami sedang bertolak pinggang sambil misuh-misuh
“dasar anjing, siapa ini orang yang gembok motor saya“, penjaga warnet yang turut keluar hanya diam.
Akhirnya si bapak tersebut mengeluarkan uang dan meminta tolong tukang ojek untuk membeli gergaji besi.
Saya langsung meminta kunci motor dari teman dan saya keluarkan motornya tentu saja tanpa membuka gembok, karena saya salah memasang gembok di motor bapak tersebut yang kebetulan jenis dan warnanya sama yaitu Vega R.
Akhirnya saya janji keteman saya untuk mengganti gemboknya, tapi teman saya malah bilang “kalau tau gitu tadi pasangin 10 gembok aja mas, biar sampe tengah malam tuh digergaji”
 
Pesan moralnya sih kudu ati-ati buat menggembok motor sama ati-atinya kalau mau menggembok hati wanita :p :p :p
Advertisements

Wanita Gigih

Telpon berdering, saya angkat
Saya : Halo, selamat pagi
Wanita : Ini Regar Agency?
Saya : Bukan mbak, salah sambung
#Telp saya tutup.
 
Telp berdering lagi, saya angkat lagi
Saya : Halo selamat pagi
Wanita : Maaf pak, apa ini regar agency?
Saya : bukan mbak, salah sambung
Wanita : No telpnya ini kan pak? (disebutin nomernya)
Saya : iya, tapi ini bukan regar agency
#telp saya tutup
 
Telp berdering lagi, dan tentu saja saya angkat lagi
Saya : #diam
Wanita : Halo, ini regar agency?
Saya : selamat ya mbak, mbak hari ini dapat hadiah gelas dari saya,
karena udah salah nelpon 3 kali berturut-turut, gelasnya mau dikirim kemana mbak?
#Telp langsung ditutup
 
Udah dua kali dibilangin salah yang dituju, masih usaha juga, mungkin dipikirnya setelah yang ketiga jawabannya akan berubah kali ya 😀

Kerupuk sebagai pencetus Inflasi

Tahun 2012 sudah dalam hitungan beberapa hari saja, dan saya perhatikan dari beberapa informasi yang saya baca akan segera dilaksanakannya redenominasi ini.
Ternyata redenominasi ini sudah diwacanakan pada Mei 2010. (JPN)* , tapi beritanya kembali menghangat di bulan desember 2011 ini, jika membaca dari link tersebut, tahun 2011-2012 adalah tahun untuk pelaksanaan sosialisasi, tapi kenyataannya di tahun 2011 hanya gencar muncul diakhir tahun.
 
Ada apa sih dengan redenominasi itu? apakah ada masalah dengan (Rp) uang rupiah ?
ternyata “Kebijakan redenominasi ini diambil setelah hasil riset Bank Dunia menyebutkan bahwa uang pecahan Rupiah Indonesia Rp 100.000 adalah yang terbesar kedua di dunia setelah Dong Vietnam (VND) 500.000.” (wiki)**
Jadi uang indonesia adalah termasuk uang “sampah” karena pecahan terbesar terlalu banyak Nol nya.
 
Pengertian tentang “Redenominasi Rupiah adalah menyederhanakan denominasi (pecahan) mata uang menjadi pecahan lebih sedikit dengan cara mengurangi digit (angka nol) tanpa mengurangi nilai mata uang tersebut. Misal Rp 1.000 menjadi Rp 1.
Hal yang sama secara bersamaan dilakukan juga pada harga-harga barang, sehingga daya beli masyarakat tidak berubah. Untuk penjelasan lebih lengkap, bisa ke situsnya (redenominasi)*
 
Jika redenominasi terlaksana yang akan terjadi adalah dengan gambaran seperti ini :
Misalkan seseorang bergaji Rp 1.000.000 (satu juta) per bulan, maka orang tersebut akan menerima gaji dalam uang lama sebesar Rp 1.000.000, namun jika dia dibayar dengan uang baru, maka dia akan menerima Rp 1.000. Begitu juga dengan pembelian barang, misal untuk membeli TV LED seharga Rp 6.000.000, maka dapat dibayar dengan Rp 6.000.000, uang pecahan lama atau Rp. 6.000 uang baru, begitu juga untuk pembelian kendaraan bermotor baik sepeda motor ataupun mobil, Nilai keduanya sama, tapi ini berlangsung selama masa transisi yaitu selama uang (pecahan) lama belum ditarik keseluruhan yang direncanakan ditarik dalam jangka waktu 5 tahun hingga tahun 2018.
 
Sepertinya tidak ada masalah, semuanya akan berjalan baik sesuai dengan rencana.
tapi hasil perbincangan saya dengan beberapa teman lama saat acara Conference Marketing* kita membahas bagaimana nilai (redenominasi) rupiah pada barang-barang kecil misalnya kita akan membeli nasi goreng yang harganya Rp 8,000 atau Rp 8 untuk uang baru tapi bisa terjadi efek psikologis dari penjual kok cuma Rp 8 ya, akhirnya digenapkan menjadi Rp 10, bisa juga saat membeli kerupuk yang harganya Rp 1.500 atau Rp 1,5 tapi akhirnya dibulatkan menjadi Rp 2.
Kecil memang kelihatannya, tapi jika itu terjadi pada barang-barang kecil lainnya seperti sembako dan dihitung secara makro akan mengakibatkan inflasi yang berarti harga-harga akan lebih mahal dari seharusnya, atau dengan nilai yang sama barang yang diperoleh akan lebih sedikit.
Ini Berarti nilai uang yang dimiliki akan menurun, baik itu yang disimpan di Bank atau dibawah kasur, jadi lebih baik uang tersebut diinvestasikan yang jika Inflasi terjadi nilainya tetap cenderung bertahan adalah pada tanah, properti ataupun Logam Mulia.
 
Selamat menikmati liburan dan selamat berinvestasi.

Asumsi dan Praduga


Disuatu jejaring sosial pada saat berbalas komen dengan berbagai macam kontak :


Wanita 1 : Si abang kemana ya, tumben belum nongol, biasanya kalau ada postingan heboh pasti muncul ikut rusuh.
Wanita 2 : iya nih, kemana ya
Wanita 3 : baru jalan tuh, kan hari ini masuknya rada siangan.

#Wanita 2 : *dalam hati* kok wanita 3 tahu banget jadwalnya ya, jangan-jangan ada hubungan khusus diantara mereka.

Sebelumnya melalui pesan di hp :
Wanita 3 : abang, nanti berangkat lewat MT Haryono kan?
Laki-laki : iya, ada apa kakak?
Wanita 3 : Saya minta tolong nanti mampir ke kantor suamiku di Gedung Pearl Jam ya, ada titipan buat abang dari suamiku.
laki-laki : ok kakak, nanti saya kontak mas’e

=======================================================================

Wanita A : “Lagi sama Mas X di sate Klatak” #Status di group online nya jejaring sosial
Wanita B : *Membaca status tersebut dan bergumam dalam hati”
“ya ampun, dia kan udah punya suami kok malah makan sate berdua ama cowok lain, pasti ada apa-apanya tuh, jangan2 selingkuh”

Sebelumnya :
Dalam sebuah forum terbatas
Wanita C : Ibu-ibu, bapak-bapak, untuk mengucapkan rasa syukur saya dan suami, kami mau ngajak ibu-ibu dan bapak-bapak disini makan sate klatak di Sarinah
Wanita A, D, E, F, Pria X, G, H : setujuuuu
Wanita A : duh, kalau diliat waktunya saya pasti sampai duluan, maklum saya kan rumahnya deket, ada yang datang duluan?
Pria X : saya kakak, kebetulan saya ada acara deket sarinah, ntar kita ngobrol dulu aja sambil nunggu yang lain
Wanita D : aku bisa beda 10 menit, tunggu aku ya, sekalian dijemput misua dikantor.

==============================================================================

Disuatu jejaring sosial, seorang Perempuan Q posting foto saat makan bersama dengan teman-teman lainnya, di akhir postingan terucap “makasih banyak ya buat abang Z… pokoknya ga ada duanya deh…”

Perempuan Y sms ke Perempuan S : buka postingan ini deh :link gilaaaa… ucapin terimakasih sampai segitunya, foto di set buat kontak, jangan-jangan biar suaminya ga baca tuh.. emang ada aja kalo mau selingkuh pake alasan makan malam rame-rame


Sebelumnya dalam email terbatas
Perempuan Q : Temanz, aku mau minta tolong, Suamiku kan baru pulang dari papua n suka banget makan mie aceh, nah aku mau ngajak dia makan makan mie aceh, sekaligus mau ngenalin kita-kita semua di group konyol ini, jadi kita kan bisa saling kenal secara langsung, ada yang bisa mesenin tempat ga ya, kan tewmpatnya ga ada no telp nya, dan sekarang ini kan bulan puasa, jadi pasti kalo ga pesan takut ga kedapetan tempat.

laki-laki Z : “awak kebetulan punya no telp salah satu pelayannya, biasalah, kan sering makan disana, nanti awak pesankan tempat.”

Perempuan Y : makasih ya abang… ditunggu kabarnya

Kalau kita hanya melihat kulitnya saja, tentu bisa saja berasumsi seperti itu…
Jadi,.. Selamat selingkuh… eh selamat ber asumsi.. upss.. Selamat hari Jumat, have a nice weekend, asumsi tanpa disertai fakta adalah hoax :p :p :p

[iseng] Ngakalin HRD :p

kalau sebagai karyawan teladan tentu datang paling pagi, dan pulang minimal setelah waktunya pulang telah lewat.

Nah, kalau untuk karyawan yang rada-rada kreatif (bilang aja nakal, susah banget siy), jika mesin absen masih menggunakan mesin manual, belum finger print, ini mudah diakali,
1. bisa titip teman/gebetan/selingkuhan yang datangnya pagi dijamin absen ga bakal merah.
2. bisa titip absen sama OB, kalau ini biasanya keluar sedikit biaya, sekedar uang lelah untuk nyeklokin absen.

Trus, kalo persh udah ada indikasi melihat, kok absen nih pegawai ga pernah merah, padahal kalo di cek ditempatnya, idungnya aja belum nongol. akhirnya, diganti ama sistem finger print lah. mo berkelit gimana lagi coba.

Tapi sebagai karyawan yang kreatif, finger print itu kan biasanya 2 jari yang terdaftar, kalau ini kudu ngedeketin orang IT, datang berdua dengan mitra, misalkan, pas daftar atas nama kita, kasih jari jempol kanan kita, trus, pas diminta sidik jari yang kiri, kasih jari jempol kiri teman kita, begitu pula sebaliknya.
Jadi masih bisa gantian kan buat absen.

Kalau buat bagian lapangan entah itu sales, marketing dsb, pas bangun kesiangan, tinggal laporan by phone.. trus bilang langsung jalan ke lapangan… siang2 baru muncul deh 😀

Itu tadi dalam masalah absen, kalau persh yang menggunakan Voucher taksi, dan kebetulan kita diberi voucher untuk tugas,
bisa aja pas waktu tugas itu, kita naik kendaraan sendiri atau angkutan umum, trus pas kita butuh, kita bisa pakai vouchernya.

Gini contohnya, misal dikasih voucher untuk ke bandara, kita ga pakai, tapi kita naik damri. Voucher ya pegang dulu. pas kita butuh, misalnya dari sudirman mau ke bogor, baru kita pakai tuh voucher.Biasanya persh ga sampai detil untuk re check tanggalnya,
tapi jangan lupa bilang ama sopirnya ditulisnya dari tujuan misalnya dari menkominfo ke bandara, jangan ke bogor, serta jumlahnya disesuaikan kalau kira-kira jumlahnya lebih besar, anggep aja nombok.

Nah, dua trik aja dulu yak…. trik lain nyusul :p :p
*Trik ini buka ngajarin yang ga bener lho… makanya dibilang trik, bukan tips 😀
*lagi iseng*

Maaf, tapi saya ga minat

Udah nyaris seminggu di telp marketing salah satu Bank Asing buat nawarin kartu kredit.
awalnya ada yang telp ke Matrix, rada curiga sebenernya, karena nomer ini dipakai cuma buat keperluan diluar kantor, tapi akhirnya diangkat juga.

Ternyata pas diangkat, langsung mengenalkan diri dari bank XXXX dan katanya bekerjasama dengan Indosat, jadi katanya aku terpilih bisa bikin kartu kredit dengan syarat yang mudah bla bla bla.

Aku dengarkan, lalu ucapkan terimakasih, karena emang lagi ga mau bikin.
besoknya ada yang telp lagi dengan orang yang berbeda, aku masih bilang, kalau udah ditelp ama mbak ini, dan menawarkan KK, tp aku ga mau,

Besoknya ada yang telp lagi, lain orang, aku bilang, aku mau brief.. dan bilang ga minat serta ngasih tahu kalo udah pernah ada yang nawarin juga.
karena aku terburu2 mau brief aku mau lsg tutup, eh dia minta no Fax, untuk mempersingkat waktu, aku kasih aja, toh biasanya abis fax ga bakal di uber2 lagi dan aku dikirimin fax aplikasi buat bikin KK.

Ternyata, aku salah, besoknya aku di telp lagi dengan orang yang berbeda  (pada demen banget sih nelp aku :D)
Akhirnya aku bilang, aku udah dapat fax dari bapak X, akhirnya ditutup deh telp nya
aku mikir.. ga bakal di telp, eh.. kmarin ditelp lagi… karena udah malas, aku reject aja,
Hari ini aku aku terima lagi, ini no telp nya : 021.2854.8xXX
akhiran X selalu berubah2,

Tapi, dari kmarin, kalo aku terima dari nomer yang mirip2 gitu, langsung aku divert ke no HP yang kirim Fax itu…
Bisa dibayangin, kalau pas temannya atau orang tersebut telp, yang bunyi hp disebelahnya atau hp nya sendiri… hihihi, maaf yaaa
tapi kan aku udah nolak berkali-kali… tapi masihhhh aja di uber..

pas aku cek, katanya sih indosat ga ngadain kerjasama dengan bank tersebut, jadi data aku bisa sampai di bank tersebut gimana caranya ya..
Jadi berpikir jelek, apa ada orang indosat yang jual data nasabahnya ke marketing bank tersebut ya :p

[Iseng] Peran dan Topeng

Seperti lagunya Goodbless, yang dinyanyiin ulang oleh Teh Nicky “Panggung Sandiwara”, ada peran yang kita jalankan didunia ini.
Peran sebagai orangtua, sebagai anak, sebagai pendidik, sebagai murid, sebagai boss atau pekerja, dan banyak lagi peran yang lain.

Aku menyebutnya peran, mungkin beda dalam istilah sosiologi yang lebih dikenal dengan status (CMIIW) Dalam peran yang kita jalankan ternyata tidak hanya satu peran saja, tapi berbagai macam peran bisa dimainkan.
Bisa saja pada saat dirumah seseorang berperan sebagai seorang suami bagi istri  dan sekaligus sebagai ayah bagi anaknya. Tetapi pada saat ditempat kerja, dia bisa sebagai Boss atau karyawan.

Dan kadangkalapun kita bisa berperan sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada..
berperan disini dalam artian Positif, bukan negatif. nah, itu sebagian kecil tentang peran yang kita jalankan.

Dunia ini panggung sandiwara
ceritanya mudah berubah
kisah Mahabrata atau tragedi dari Yunani
setiap kita dapat satu peranan
yang harus kita mainkan
ada peran wajar dan ada peran berpura-pura

Adalagi satu lagi tentang “Topeng”
Kalau temanku bilang, kita semua ini adalah pemakai dan penyimpan bermacam-macam topeng..
Alasannya, pada saat seseorang berada disuatu tempat bertemu dengan orang lain, maka orang tersebut akan menggunakan topeng yang sesuai dengan situasi dan kondisi
dimana dia berada.
Okelah, itu pendapat temanku.. aku juga ga bisa menyalahkan, Toh kita bisa bebas berpikir dan mengungkapkan semuanya selama ga merugikan orang lain.

Kalau dalam versi Topeng itu, ada satu topeng yang aku anggap paling berbahaya yaitu topeng Bunglon.
Jika untuk penyamaran diri dari melindungi musuh yang hendak menyerang,  itu tidak masalah, karena untuk proteksi diri..
Tapi jika sudah dipakai untuk menyamar dan digunakan untuk menyikut sana sini itu yang paling berbahaya, bisa membuat keadaan tidak nyaman, yang penting tujuannya tercapai..
Ini yang berbahaya sekali, bisa saja dalam dunia kerja kolega atau teman kita  bermuka manis, tapi tanpa kita sadari menikam dari belakang.
dan bisa saja dalam satu komunitas ketika kita sudah percaya pada teman kita dan menceritakan sesuatu hal, ternyata hal itu menjadi bumerang bagi kita sendiri.

So, lebih baik kita berjaga-jaga dan lebih memiliki mata hati yang bersih agar dapat bisa melihat hal-hal yang luput dari pandangan kita.

*lagi iseng posting lagi dari blog di FS, setelah habis belajar sama teman tentang masalah konsekuen dan putar balik*

[Iseng] Bikin Lubang bareng, Tanggungjawab bareng

Biasalah sebagai orang yang memanfaatkan fasum buat olahraga berjalan kaki, siang n sore, Trotoar sangat membantu sekali.
kalau siang biasanya ke Ambus (Ambasador Tembus = maksudnya cuma numpang lewat dalam ambas buat cari makan dibelakangnya) buat makan siang kalau sore buat iseng cari cemilan atau DVD di ITC nya.

Tapi bulan lalu, perjalanan jadi kurang nyaman ada galian kabel dari Indosat IM2..
Galian kabelnya sih ga masalah, toh itu namanya juga proyek untuk kepentingan umum, tapi yang ajaibnya, hasil dari galian itu ditaruh di trotoar, menumpuk tergusurlah sarana buat berjalan kaki ria..

Ternyata ada papan pemberiyahuan dari IM2 ada galian untuk serat optik. dan setelah galian selesai, mereka segera membawa tanah-tanah sisa galian kedalam karung.
Lumayan lah… walau hasilnya Trotoar buat jalan dr depan kantor ke Ambassaor bentuknya makin ga karuan.
Belum lama menikmati jalan yang aman dari gangguan Galian, dan tidak harus berjalan di pinggir jalan yang selalu diklakson motor, angkot atau mobil…

Sekarang ada galian lagi… aku pikir IM2 sudah selesai, kok mulai lagi, apa ada perbaikan? tapi kok kalau ada perbaikan, lubangnya nyaris bersebelahan dengan lubang yang lama…

Akhirnya daripada menahan rasa Penasaran dengan hal itu, aku akhirnya nguber mas-mas yang sedang membawa cangkul..
bukan mengejar mas-mas pelem indonesia itu lho…
Pas aku tanya, ternyata dia bilang bahwa sedang menggali untuk serat optik dari TELKOM,....

Haiyahhhh….. Coba ya, kalau ada koordinasi kan bisa lebih enak buat bikin lubangnya.. Bikin lubang bareng…. tanggungjawab bareng… tunjuk satu bintang, eh tunjuk satu kontraktor maksudnya…Efisien, lebih murah.. dan ga menganggu.

Atau karena ada alasan lain? bagi-bagi proyek atau…. ga mau ktinggalan karena kompetitornya bikin jaringan serat optik? Berkompetisi boleh-boleh aja… tapi bekerjasama untuk berkompetisi meraih pelanggan juga ga ada salahnya kan 😀

[iseng] ada yang bisa bantu?

Pasti udah pada tahu tentang cerita bagaimana cara memasukan gajah kedalam kulkas..
jawabannya kan gampang, tinggal buka pintu kulkas, trus masukin gajahnya.

Nah, trus gimana cara masukin anak gajah biar bisa nyusul emaknya?
satu lagi, kalo gajahnya mau pipis gimana ya?

Ada yang bisa bantuin jawab ga?
kalo iya, nanti dikirimin banyak-banyak ucapan terimakasih 😀

[iseng] Tips Buat Selingkuh

Semalam habis ngobrol ama ibu yang satu ini, dan si Uni yang kebanyakan bengong karena lapar 😀
ada beberapa obrolan iseng kita tentang Tips untuk Selingkuh.

Buat yang senang selingkuh ada beberapa Tips:
1. Jangan rekam atau simpan bukti apapun dengan selingkuhan anda
karena pasti suatu waktu bisa aja akan terbongkar. Udah banyak contoh kasusnya

2. Usahan punya HP lebih dari satu dengan Nomer yang berbeda
yang satu buat urusan keluarga atau kantor, yang lain buat selingkuhan.

3. Kalo punya satu HP, usahakan agar nama selingkuhan diganti dengan nama yang
berkelamin sejenis dengan anda.

4. Kalo janjian ama selingkuhan, jangan di tempat2 yang ramai kayak
Plasa Senayan, EX, Plaza Semanggi apalagi kayak di Sarinah.
Mendingan janjian di Pasar Palmerah, atau Pasar Tanah Abang atau Pasar Petojo.

5. Kalau anda orang biasa-biasa saja, dalam artian bukan artis, politikus atau seleb
ga usah terlalu dipikirkan.. toh anda ga bakal ngadain konferensi pers.

6. Belajar Akting dulu, walau bukan aktor .. hal ini perlu. jadi bisa berkelit kalo
kepergok orang, bisa bilang.. ini adik saya, saudara saya, teman saya atau rekan kerja saya.

7. Harus punya Prinsip Hati-hati… kalo ga hati-hati tahu sendiri. resikonya :p

8. Jangan lupa berdo’a…. moga-moga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan 😀