“Life Style” pak

Witing tresno jalaran soko kulino, itu mah emang pepatah yang ampuh dari jaman
dulu.
Ada juga Witing tresno jalaran ra ono sing liyo, ini (plesetan) buat yang desperate 😀
Tapi, ada juga yang desperate tingkat tinggi, witing tresno jalaran bosen karo garwo.
Ini yang gawat, udah punya pasangan masih coba-coba selingkuh.

“Life Style pak” ucap seorang teman yang kepergok (sebenernya ga kepergok, kalau kepergok itu kan jalannya ngumpet-ngumpet takut ketemu ama orang yang kenal) sedang jalan berdua sambil bergandengan tangan.

Sebenernya sih mereka suami istri, maksudnya yang laki-laki adalah seorang suami yang udah punya istri dirumah
dan yang perempuan adalah seorang istri dari suaminya yang bukan laki-laki itu.

Tapi kan harus berpikiran positif, kali aja pada saat mereka jalan di Mal (dan ketemu aku)
suasana mal ramai lancar, jadi biar ga ketinggalan n nanti malah nyasar di Mal, terus
diumumin sama bagian informasi, itu lebih memalukan.
(Telah kehilangan seorang wanita selingkuhan yang bernama si A, dengan ciri-ciri rambut pirang acak-acakan, memakai baju warna merah ukuran S yang kancing atasnya hilang, dan memakai sendal dari hotel X)

Ok lah itu Life Style menurut mereka, tapi apa udah lupa ya ama anak dan pasangan dirumah.
kebetulan aku juga dengar curhat langsung dari salah seorang teman yang suaminya selingkuh, mending kalau biaya anak-anaknya dicukupi, ini ngasih uang kalau anaknya minta diluar itu, blass…. sehingga dia kalang kabut cari uang buat bayar sekolah anak-anaknya.

Mungkin selingkuh indah (aku ga tahu, karena belum pernah sih :p :p) tapi efek yang ditimbulkan
bisa sangat dahsyat. Bisa menghancurkan semuanya.

jadi lebih baik “Witing tresno pancene mboten pareng neko-neko”

*postingan maraton dalam rangka 4 tahun wib711.multiply.com

Advertisements